Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Polda Jabar Sebut Kelompok Anarko Dalang Ricuh Tamansari Bandung

Muhammad Firman Syah • Selasa, 2 September 2025 | 21:06 WIB
Kericuhan di Tamansari, Bandung, melibatkan kelompok anarko dan merembet ke area kampus Unisba serta Unpas, ungkap Polda Jabar.
Kericuhan di Tamansari, Bandung, melibatkan kelompok anarko dan merembet ke area kampus Unisba serta Unpas, ungkap Polda Jabar.

Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap adanya keterlibatan kelompok anarko dalam kericuhan di kawasan Jalan Tamansari, Bandung, yang merembet hingga ke lingkungan kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan insiden bermula saat patroli gabungan TNI-Polri menemukan tumpukan batu, kayu, serta bekas pembakaran ban di tengah jalan.

"Pada saat yang sama, muncul sekelompok orang berpakaian hitam yang diduga merupakan kelompok anarko. Mereka menutup jalan dan membentuk blokade di Jalan Tamansari," ujar Hendra, Selasa (2/9).

Hendra menuturkan, kelompok tersebut sengaja memancing aparat agar mundur ke arah kampus, sehingga tercipta kesan petugas menyerang mahasiswa. Namun, tim gabungan tetap melakukan penyisiran secara terukur.

Menurutnya, provokasi semakin meningkat ketika massa berpakaian hitam melempar bom molotov ke arah kendaraan patroli dan mobil rantis Brimob dari dalam area kampus. Aksi itu terekam jelas dalam dokumentasi kepolisian.

Aparat kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, angin mendorong gas masuk ke parkiran kampus Unisba, sehingga menimbulkan kesalahpahaman bahwa kampus menjadi sasaran serangan.

"Itulah yang diinginkan kelompok anarko, membenturkan petugas dengan mahasiswa. Mereka lalu membuat framing di media sosial seolah petugas menyerbu kampus dan menembakkan peluru karet," tegas Hendra.

Ia menekankan, informasi yang beredar merupakan hoaks. Aparat dipastikan tidak masuk ke area kampus maupun menggunakan peluru karet.

"Jarak petugas sekitar 200 meter dari kampus. Semua tembakan gas diarahkan ke jalan raya, tepat di lokasi massa berpakaian hitam melakukan pembakaran," pungkasnya. (nad/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#kampus #dalang #ricuh #anarko #gas air mata #bandung #tamansari #polda