Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gubernur Aceh Imbau Warga Tidak Kibarkan Bendera Bulan Bintang pada Peringatan 20 Tahun Perdamaian

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:46 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

RADAR SURABAYA — Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tidak mengibarkan bendera bulan bintang pada peringatan 20 tahun Perdamaian Aceh, Jumat, 15 Agustus 2025.

“Kita harapkan bersabar dulu karena suatu hari bendera bulan bintang akan dikibarkan juga,” ujar Mualem di Banda Aceh, Rabu malam, 13 Agustus 2025.

Tanggal 15 Agustus 2025 menandai dua dekade perdamaian Aceh pascakonflik bersenjata yang berlangsung puluhan tahun.

Perdamaian ini terwujud melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005.

Eks Panglima GAM tersebut menegaskan bahwa semua pihak di Aceh memiliki tanggung jawab untuk menjaga perdamaian demi masa depan yang lebih baik.

“Kita harus berkomitmen dalam situasi seperti ini. Perdamaian ini untuk kita semua, demi Aceh yang kita harapkan—masa depan yang lebih baik dan sejahtera,” kata Mualem.

Ia berharap momentum dua dekade perdamaian dapat dimanfaatkan untuk menuntaskan seluruh butir perjanjian MoU Helsinki yang belum terealisasi.

“Kita harapkan perjanjian MoU yang belum selesai dapat diselesaikan,” ujarnya.

Mualem menutup dengan penegasan agar semua pihak tetap sabar dan menahan diri terkait pengibaran bendera bulan bintang.

“Jadi, untuk sementara, kita bersabar dan berdiam diri. Semoga demikian,” katanya.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#15 Agustus 2025 #Helsinki #gubernur #Muzakir Manaf #GAM #Nota Kesepahaman #Gerakan Aceh Merdeka #bendera bulan bintang #20 tahun Perdamaian Aceh #MoU #aceh