Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unej dan Pemkab Madiun Resmikan Kerja Sama, Kampus Baru di Depan Mata

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 27 April 2025 | 02:22 WIB
KOLABORASI: Bupati Madiun bersama Rektor Unej selepas penandatanganan MoU, sepakat kolaborasi dengan Pemkab Madiun.
KOLABORASI: Bupati Madiun bersama Rektor Unej selepas penandatanganan MoU, sepakat kolaborasi dengan Pemkab Madiun.

RADAR SURABAYA – Rapat Kerja (Raker) Pengurus Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (PP Kauje) Masa Bakti 2024–2029 membawa angin segar bagi Kabupaten Madiun.

Melalui raker ini, Universitas Jember (Unej) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Unej, Iwan Taruna, dan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Sabtu (26/4).

Unej dan Pemkab Madiun Sepakat Berkolaborasi

Dalam sambutannya, Rektor Unej, Iwan Taruna, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk kontribusi nyata alumni terhadap daerah asal.

"Kami melihat salah satu alumni hebat kami adalah Bupati Madiun. Karena itu, kami ingin berkontribusi untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Madiun," ujarnya.

Kerja sama ini akan meliputi berbagai bidang, salah satunya program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa asal Kabupaten Madiun dapat diarahkan untuk melaksanakan KKN di daerah

asalnya, sehingga bisa terlibat langsung dalam program-program pembangunan yang digagas Bupati Hari Wuryanto, atau yang akrab disapa Mas Hari Wur.

"Keuntungan lainnya, mahasiswa bisa lebih dekat dengan rumah, sehingga mengurangi beban biaya KKN," tambah Iwan Taruna.

Wacana Pendirian Kampus Unej di Kabupaten Madiun

Selain itu, Iwan Taruna mengungkapkan komitmennya untuk membuka Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Jember di Kabupaten Madiun.

"Saat ini Unej memiliki tiga cabang di luar Jember. Harapannya, Kabupaten Madiun juga dapat menjadi lokasi PSDKU berikutnya," tuturnya.

Langkah ini akan melalui kajian mendalam, mengingat Kabupaten Madiun dan sekitarnya, termasuk Ngawi, sudah memiliki beberapa perguruan tinggi.

Namun, kehadiran Unej di Madiun diharapkan mampu memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Dukungan Penuh dari Bupati Madiun

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran Unej di Madiun akan mempercepat pengembangan berbagai sektor, terutama di bidang pendidikan, pertanian, kebudayaan, dan pengembangan SDM.

"Kami ingin Unej bisa hadir di Madiun. Ini akan mempercepat upaya kami dalam mengembangkan potensi daerah," ujarnya.

Hari Wuryanto yang juga alumni Universitas Jember ini menilai bahwa kerja sama dengan Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) akan menjadi kekuatan penting dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Madiun.

Peluncuran Program Kakak Asuh

Dalam Raker PP Kauje tersebut, juga diluncurkan Program Kakak Asuh. Program ini berupa beasiswa, bimbingan magang, dan karier untuk mendukung mahasiswa Unej.

Ketua PP Kauje, M. Sarmuji, menyatakan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kesadaran alumni dalam berkontribusi kepada kampus dan masyarakat.

"Mimpi kami ke depan bukan hanya sekadar beasiswa, tetapi juga mengelola crowd funding agar kontribusi alumni bisa lebih besar. Tanpa dukungan pendanaan besar, pendidikan sulit untuk maju," jelasnya.(rak)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#universitas jember #KAUJE #rektor unej #unej