RADAR SURABAYA - Berbagai cara dilakukan pelaku penyelundupan benih lobster untuk bisa mengirim ke luar negeri. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster di perairan selatan utara Provinsi Jambi.
Lanal Palembang berhasil menggagalkan penyelundupan 383.615 ekor benih lobster. Benih lobster tersebut diselundupkan melalui jalur laut. Pelaku menggunakan kapal kayu hendak dikirim ke kapal lainnya yang siap membawa benih tersebut.
"Kami amankan 383.615 benih lobster tersebut dari 72 boks stereofoam yang disimpan di dalam perahu kayu ini," kata Komandan Lanal (Danlanal) Palembang Kolonel Laut (P) Faisal, Jumat (25/4).
Ia menceritakan, pelaku membawa benih lobster tersebut menggunakan kapal kayu. Petugas curiga karena kapal tersebut melaju tanpa penerangan. Ketika petugas mendatanginya ternyata ditemukan boks stereofoam berisi benih lobster ini.
Ia mengungkapkan, kapal itu hendak mengirim ke kapal lainnya. Diduga, benih lobster ini akan disleundupkan ke luar negeri. Petugas gabungan sempat menuju ke lokasi kapal tujuan, namun laju kapal sangat cepat.
"Saat ini pendalaman masih kami lakukan untuk mengungkap kasus ini," katanya.
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Syafril menambahkan, total benih lobster dari 72 box stirofoam itu sebanyak 383.615 ekor, terdiri dari tiga jenis yakni pasir 382.295 ekor, jenis mutiara sebanyak 338 ekor, dan jenis bambu 982 ekor.
"Total kerugian negara akibat penyelundupan benih lobster ini ditaksir mencapai Rp 38 miliar," ungkapnya. (ant/gun)
Editor : Guntur Irianto