RADAR SURABAYA – Aksi penipuan marak terjadi dengan modus yang berbeda-beda. Salah satu modus penipuan yang sering digunakan adalah ‘transfer dulu uang nanti’ seperti yang dilakukan oleh salah satu pemuda di Karawang.
Melalui rekaman CCTV konter yang kemudian viral setelah dibagikan ke media sosial memperlihatkan pemuda yang mengamuk hingga merusak etalase di konter Tommy Cell yang berada di Jalan Raya Kopel, Desa Cibalongsari, Kecamayan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (27/10).
Dilansir dari unggahan akun Instagram @fakta.indo pada Senin (28/10), pelaku datang bersama rekannya yang memilih menunggu di sepeda motor.
Sementara pelaku yang mengenakan hoodie putih dan helm menghampiri pemilik konter dengan tujuan untuk melakukan transaksi pemindahan uang elektronik.
Ketika akan melakukan transaksi, pelaku meminta agar pemilik konter mentransfer terlebih dahulu sejumlah uang, barulah kemudian dia memberikan uangnya.
Pemilik konter yang merasa curiga bahwa itu adalah modus penipuan pun menolak permintaan pelaku. Aksi penipuan dengan modus ‘transfer dulu uang nanti’ sudah sering ditemui, di mana setelah transaksi berhasil pelaku akan melarikan diri.
Penolakan pemilik toko ternyata memicu kemarahan pelaku dengan mengancam membawa senjata api.
Masih tidak terima modus penipuannya gagal, pelaku merusak etalase toko menggunakan balok kayu.
Bahkan saat melakukan perusakan tersebut, pelaku masih sempat tersenyum dan berjoget seolah itu bukanlah tindak kejahatan.
Setelah melakukan perusakan, pelaku mengambil barang yang ada di dalam toko. Barulah kemudian melarikan diri bersama rekannya.
Video rekaman CCTV itu menjadi viral di media sosial hingga mendapat 1,2 juta penayangan, 17 ribu suka, dan 677 komentar.
Warganet turut meninggalkan komentar keresahan dan kemarahan mereka terhadap aksi penipuan yang marak terjadi.
“Udah paling bener 2024 di kendaraan pasangin dashcam, di rumah atau toko pasangin CCTV,” tulis akun @mfa***
“Tanpa harus ada laporan, sebenarnya kalo dah viral gini bisa langsung ketangkep gak sih? Secara muka dan bukti sudah jelas. Semoga,” tulis akun @f.ry***
“PENGANGGURAN ANJG KERJA JANGAN NIPU SOK KERAS BANGET,” tulis akun @dak*** (sas/jay)
Editor : Jay Wijayanto