Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Erick Thohir Protes Keras ke AFC Usai Laga Indonesia vs Qatar yang Dirugikan Wasit

Hildan Sepka • Rabu, 17 April 2024 | 00:47 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

SURABAYA - Pertandingan perdana Indonesia melawan tuan rumah Qatar di grup A Piala Asia U-23 2024 menyisakan kontroversi. Laga berjalan tidak seimbang lantaran wasit yang memimpin diduga tampak memihak.

Atas performa wasit Nasrullo Kabirov asal Tajikistan itu, tim Garuda Muda harus menelan kekalahan 2-0 atas Qatar. 

Wasit dinilai memberi sejumlah keputusan kontroversial. Yang paling mencolok adalah kartu merah atas Ivar Jenner dan Ramadan Sanantha.

Merespons hal ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pihaknya akan melayangkan protes secara resmi kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Dia mengatakan, surat protes resmi kepada AFC terkait kepemimpinan wasit selama laga pertama Grup A Piala Asia U-23 2024 itu akan dilayangkan.

"Kita PSSI akan layangkan surat protes karena ada beberapa tadi, kartu merah Ivar, mestinya tidak kartu merah. Kita protes, kita sebagai federasi akan melayangkan protes terkait performa wasit," ujar Erick di Doha, Qatar, Selasa (16/4).

Erick menyampaikan, PSSI memiliki otoritas untuk menyampaikan protes resmi kepada AFC selaku penyelenggara Piala Asia U-23 2024.

Sebab pasca kejadian ini, dinilai akan memberatkan langkah Garuda Muda. Pasalnya, Indonesia masih harus melakoni dua pertandingan fase grup dan kartu merah dari wasit jelas merugikan tim untuk pertandingan sesudahnya.

"Kalian lihat seluruh rakyat Indonesia, netizen media sosial, semua sama kita karena mereka tahu, ini bukan permainan yang adil, tapi kita masih punya dua permainan. Kita fight di atas lapangan," kata Erick.

Menjelang dua pertandingan selanjutnya, Erick meminta para pemain Timnas Indonesia untuk tidak terpengaruh atas kepemimpinan wasit pada laga pembuka.

Dia mengatakan, masih ada dua laga tersisa bagi para pemain untuk tampil maksimal. "Jangan sampai game ini merusak fokus kalian. Kita belum selesai, masih ada dua game. Kita harus fight. Itulah kita," tegas Erick kepada skuad Tim Merah Putih.

"Tadi kalian main bersembilan, fight. Bersebelas harus bisa lebih fight. Masih ada dua game. Pada prinsipnya ini bukan akhir, kita masih punya dua game. Kita harus melawan balik," sambungnya.

Sebagai informasi, Skuad Garuda terpaksa harus bermain dengan 10 orang sejak Ivar Jenner mendapatkan kartu merah atas akumulasi dua kartu kuning sekaligus yang diperolehnya.

Wasit menilai Ivar menginjak lutut bek Qatar, Saifeldeen Hassan Fadlalla, pada menit ke-46. Sebelumnya, Ivar sudah mendapat kartu kuning pertama pada menit ke-14.

Perolehan kartu merah Ivar Jenner itu memicu protes keras Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Tidak hanya itu, dia kembali protes setelah Witan Sulaeman dilanggar Saif Eldeen Hassan pada menit ke-56.

Akhirnya, Shin Tae-yong malah menerima kartu kuning usai menyatakan tidak puas dengan keputusan wasit Nasrullo Kabirov.

Unggul jumlah pemain membuat Qatar menang di atas kertas. Timnas Qatar menggandakan skor pada menit ke-54.

Pelanggaran Witan Sulaeman terhadap Meshaal berbuah tendangan bebas untuk Qatar. Eksekusi Al Rawi berhasil membobol sudut kanan gawang Ernando Ari.

Pada menit ke 90+6, Indonesia kembali kehilangan satu pemain usai Ramadhan Sananta memperoleh kartu merah lantaran melanggar keras Mohammed Aiash dari belakang. Keputusan ini diambil usai pemeriksaan video tayangan ulang (VAR).

Hingga peluit panjang, Tim Merah Putih belum berhasil mengubah keadaan. Garuda Muda harus mengakui keunggulan Qatar dengan skor akhir 0-2.

Selanjutnya, Tim Merah Putih akan menghadapi Timnas Australia U-23 pada Kamis (18/4) mendatang di Stadion Abdullah Bin Khalifa dengan jadwal kickoff pukul 20.00 WIB. (hil/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#Timnas Indonesia U23 #ketua umum pssi #Garuda Muda #Piala Asia U23 2024 #nasrullo kabirov #erick thohir #Qatar