Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BNPB Peringatkan Ancaman Cuaca Ekstrem akibat Bibit Siklon 91S dan 93S, Ini Daerah Terdampak

L
Penulis: Lambertus Hurek❯
BNPB meminta masyarakat waspada cuaca ekstrem akibat siklon. (IST)
BNPB meminta masyarakat waspada cuaca ekstrem akibat siklon. (IST)

RADAR SURABAYA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Dua bibit siklon, masing-masing 91S dan 93S, terpantau muncul di wilayah Samudra Hindia dan dinilai dapat memicu peningkatan intensitas curah hujan serta gelombang tinggi di sejumlah pesisir selatan Indonesia.


Advertisement

Suharyanto menjelaskan, keberadaan dua bibit siklon tersebut dapat mendorong terjadinya hujan sedang hingga lebat yang berisiko menimbulkan banjir dan tanah longsor. Gelombang laut juga diperkirakan mengalami peningkatan seiring penguatan sistem tekanan rendah di sekitar bibit siklon.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan rawan bencana. Sejumlah langkah kesiapsiagaan disarankan, antara lain memangkas pohon yang rapuh, memeriksa kekuatan struktur bangunan, serta menyimpan dokumen penting dan peralatan elektronik di tempat aman.

Selain itu, masyarakat dianjurkan menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar untuk tiga hari serta memantau prakiraan cuaca dari sumber resmi. “Jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam, masyarakat sebaiknya segera bersiap melakukan evakuasi ke tempat aman,” ujar Suharyanto.

Advertisement

BNPB juga mengingatkan pentingnya koordinasi pemerintah daerah dalam memastikan jalur evakuasi, kesiapan petugas lapangan, serta penyampaian informasi cepat kepada warga apabila situasi memburuk.

Sejak bulan lalu cuaca ekstrem melanda tanah air. Musim hujan yang datang lebih awal disertai cuaca ekstrem menyebabkan bencana banjir dan longsor di berbagai daerah. Yang paling parah di Pulau Sumatera. Bencana alam tersebut menyebabkan korban jiwa hampir seribu jiwa. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Musim Hujan di Jatim Diprediksi Mulai November, BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor

Musim Hujan di Jatim Diprediksi Mulai November, BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor

Masyarakat Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan datang secara bertahap mulai November 2026 hingga Januari 2027.

Cuaca Ekstrem, Perahu Nelayan di Pesisir Pantai Kenjeran Surabaya Terbalik

Cuaca Ekstrem, Perahu Nelayan di Pesisir Pantai Kenjeran Surabaya Terbalik

Cuaca ekstrem menyebabkan sebuah perahu milik nelayan terbalik di pesisir Pantai Kenjeran, Surabaya, Minggu (11/10) malam.

Prakiraan Cuaca Surabaya, Minggu 28 Juni 2026: Cerah Berawan, Siang Panas Terik 

Prakiraan Cuaca Surabaya, Minggu 28 Juni 2026: Cerah Berawan, Siang Panas Terik 

Cuaca di Surabaya pada Minggu (28/6) diperkirakan didominasi kondisi berawan sejak pagi hingga sore. Suhu udara relatif panas dengan puncak mencapai 32 derajat Celsius. Warga tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer