alexametrics
25 C
Surabaya
Monday, September 26, 2022

Punya Pengaruh Kuat, Erick Thohir Cawapres Paling Potensial dari Non-Partai

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir berpotensi meraih dukungan untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024. Pengamat Politik Ari Nurcahyo menilai Erick Thohir adalah figur calon wakil presiden (cawapres) paling potensial dari kalangan non-partai.

Ari mengatakan nama Erick Thohir berpotensi besar maju sebagai cawapres 2024 meskipun figurnya bukan termasuk kader partai. Direktur Eksekutif Para Syndicate itu melihat posisi strategis Erick Thohir sebagai menteri di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Cawapres alternatif dari unsur non partai, saya mengangkat menteri-menteri yang layak baik dari kabinet pak Jokowi, pertama adalah Erick Thohir,” ujar Ari dalam diskusi bertajuk “Jokowi Cawapres 2024 vs Capres-Cawapres Alternatif”.

Selain posisinya sebagai menteri, Ari melihat Erick Thihir mampu menunjukkan kinerja moncernya ketika mengomandoi BUMN. Terobosan-terobosan Erick Thohir terbukti berhasil membenahi satu per satu perusahaan-perusahaan pelat merah.

Dalam menjalankan rakyat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir banyak memberikan terobosan dengan program-program pro rakyat. Erick Thohir juga membuat BUMN lebih mendukung BUMN ketimbang menjadi korporasi yang memonopoli potensi ekonomi rakyat.

Ari juga menilai Erick Thohir sebagai figur yang memiliki pandangan jauh ke depan. Sehingga sosok Erick Thohir sangat layak dikategorikan sebagai cawapres paling potensial untuk 2024. “Erick Thohir berhasil melakukan penataan BUMN. Selain itu Erick Thohir sosok yang visioner. Layak untuk dipertimbangkan untuk itu (cawapres),” katanya.

Sejak dikomandoi Erick Thohir, berbagai transformasi positif memang sudah banyak dilakukn oleh Eks Presiden Inter Milan itu. Di antaranya adalah melejitnya pendapatan BUMN dari Rp13 triliun menjadi Rp126 triliun.

Erick Thohir juga berhasil mengungkap kasus-kasus penyelewengan yang sudah mengendap lama di perusahaan-perusahaan BUMN. Seperti yang terjadi di Jiwasraya, Asabri, Krakatau Steel hingga Garuda Indonesia. (*/jay)

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir berpotensi meraih dukungan untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024. Pengamat Politik Ari Nurcahyo menilai Erick Thohir adalah figur calon wakil presiden (cawapres) paling potensial dari kalangan non-partai.

Ari mengatakan nama Erick Thohir berpotensi besar maju sebagai cawapres 2024 meskipun figurnya bukan termasuk kader partai. Direktur Eksekutif Para Syndicate itu melihat posisi strategis Erick Thohir sebagai menteri di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Cawapres alternatif dari unsur non partai, saya mengangkat menteri-menteri yang layak baik dari kabinet pak Jokowi, pertama adalah Erick Thohir,” ujar Ari dalam diskusi bertajuk “Jokowi Cawapres 2024 vs Capres-Cawapres Alternatif”.

Selain posisinya sebagai menteri, Ari melihat Erick Thihir mampu menunjukkan kinerja moncernya ketika mengomandoi BUMN. Terobosan-terobosan Erick Thohir terbukti berhasil membenahi satu per satu perusahaan-perusahaan pelat merah.

Dalam menjalankan rakyat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir banyak memberikan terobosan dengan program-program pro rakyat. Erick Thohir juga membuat BUMN lebih mendukung BUMN ketimbang menjadi korporasi yang memonopoli potensi ekonomi rakyat.

Ari juga menilai Erick Thohir sebagai figur yang memiliki pandangan jauh ke depan. Sehingga sosok Erick Thohir sangat layak dikategorikan sebagai cawapres paling potensial untuk 2024. “Erick Thohir berhasil melakukan penataan BUMN. Selain itu Erick Thohir sosok yang visioner. Layak untuk dipertimbangkan untuk itu (cawapres),” katanya.

Sejak dikomandoi Erick Thohir, berbagai transformasi positif memang sudah banyak dilakukn oleh Eks Presiden Inter Milan itu. Di antaranya adalah melejitnya pendapatan BUMN dari Rp13 triliun menjadi Rp126 triliun.

Erick Thohir juga berhasil mengungkap kasus-kasus penyelewengan yang sudah mengendap lama di perusahaan-perusahaan BUMN. Seperti yang terjadi di Jiwasraya, Asabri, Krakatau Steel hingga Garuda Indonesia. (*/jay)

Most Read

Berita Terbaru


/