alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, June 29, 2022

Panwaslu Surati Ketua DPRD Sidoarjo

Panwaslu Sidoarjo mengirimkan surat kepada Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan. Surat tersebut merupakan pemanggilan terhadap ketua DPRD untuk klarifikasi atas kehadirannya dalam kegiatan calon wakil gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Sentra Industri Tas di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.

“Kami ingin mengkonfirmasi beliau terkait keterlibatannya dalam kegiatan Gus Ipul di Sentra Industri Tas di Desa Kedensari, Tanggulangin,” jelas Ketua Panwalu Sidoarjo Muhammad Rasul, Rabu (21/2).

Rasul mengatakan surat panggilan tersebut didasari oleh PKPU nomor 4 tahun 2017. Isinya jika anggota DPRD mengikuti kampanye harus cuti terlebih dulu.

Rasul mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa (Kades) maupun perangkatnya tidak terlibat dalam mobilisasi massa. Menurutnya, sesuai UU 10 tahun 2016, kades  maupun perangkatnya yang terbukti melakukan mobilisasi akan dikenakan sanksi pidana dua bulan.

Sementara itu Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan mengaku sudah menerima surat yang dilayangkan Panwaslu Sidoarjo. “Suratnya sudah saya baca. Saya hormati Panwaslu yang sudah menegur dan memanggil saya,” jelasnya.

Mengenai kedatangannya di Kedensari, menurut Gus Wawan, panggilan akrab Sullamul Hadi Nurmawan, karena kedatangan Gus Ipul bukan kampanye. “Saya datang menemani Gus Ipul membeli sepatu, sandal dan dompet di Tanggulangin. Kalau ada yel-yel itu kan warga. Gus Ipul sendiri tidak mengajak siapapun untuk mendukung dia,” jelasnya.

Gus Wawan juga menegaskan kalau dirinya bukan  tim kampanye Gus Ipul “Saya ketua DPRD Sidoarjo yang kebetulan dekat dengan beliau karena sama-sama dari PKB,” tambahnya. (mus/jee)

 

Panwaslu Sidoarjo mengirimkan surat kepada Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan. Surat tersebut merupakan pemanggilan terhadap ketua DPRD untuk klarifikasi atas kehadirannya dalam kegiatan calon wakil gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Sentra Industri Tas di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.

“Kami ingin mengkonfirmasi beliau terkait keterlibatannya dalam kegiatan Gus Ipul di Sentra Industri Tas di Desa Kedensari, Tanggulangin,” jelas Ketua Panwalu Sidoarjo Muhammad Rasul, Rabu (21/2).

Rasul mengatakan surat panggilan tersebut didasari oleh PKPU nomor 4 tahun 2017. Isinya jika anggota DPRD mengikuti kampanye harus cuti terlebih dulu.

Rasul mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa (Kades) maupun perangkatnya tidak terlibat dalam mobilisasi massa. Menurutnya, sesuai UU 10 tahun 2016, kades  maupun perangkatnya yang terbukti melakukan mobilisasi akan dikenakan sanksi pidana dua bulan.

Sementara itu Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan mengaku sudah menerima surat yang dilayangkan Panwaslu Sidoarjo. “Suratnya sudah saya baca. Saya hormati Panwaslu yang sudah menegur dan memanggil saya,” jelasnya.

Mengenai kedatangannya di Kedensari, menurut Gus Wawan, panggilan akrab Sullamul Hadi Nurmawan, karena kedatangan Gus Ipul bukan kampanye. “Saya datang menemani Gus Ipul membeli sepatu, sandal dan dompet di Tanggulangin. Kalau ada yel-yel itu kan warga. Gus Ipul sendiri tidak mengajak siapapun untuk mendukung dia,” jelasnya.

Gus Wawan juga menegaskan kalau dirinya bukan  tim kampanye Gus Ipul “Saya ketua DPRD Sidoarjo yang kebetulan dekat dengan beliau karena sama-sama dari PKB,” tambahnya. (mus/jee)

 

Most Read

Berita Terbaru


/