alexametrics
27 C
Surabaya
Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Jaga Prokes, Wapres Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Usai  

SITUBONDO – Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi dan Situbondo, Kamis (21/10). Menggunakan pesawat khusus kepresidenan BAe-RJ 85, Wapres bersama rombongan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Banyuwangi pada pukul 08.00 WIB.

Setibanya di Banyuwangi, Wapres disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur. Setelah itu, Wapres yang didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter VVIP Super Puma TNI AU menuju Helipad Lapangan Puslatpur Marinir 5/Baluran, Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Setibanya di Helipad Lapangan Puslatpur Marinir 5/Baluran, Wapres dan rombongan berangkat menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Jalan KHR Syamsul Arifin, Sukorejo, Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Di pondok pesantren ini, Wapres meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sekaligus melihat kegiatan vaksinasi massal se-Kabupaten Situbondo melalui konferensi video.

Wapres mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum usai. “Meskipun tingkat penularan sudah mulai menurun,  namun harus tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah, namun kita belum merasa aman. Oleh karena itu, hanya ada dua hal yang penting, yaitu protokol kesehatan dan vaksinasi,” jelasnya.

Kiai Ma’ruf menambahkan, vaksinasi penting untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) jika 70 persen dari penduduk telah divaksin. “Kalau di dalam agama disebut hifdun nafs, yaitu menjaga jiwa dan himayatul ummah atau pelindung umat,” tuturnya.

Lebih lanjut Kiai Ma’ruf meminta seluruh lembaga di pemerintah daerah mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat untuk membentuk herd immunity di daerah. Forkopimda di setiap provinsi juga harus bergerak untuk mendukung percepatan program vaksinasi Covid-19.

“Saya minta forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah hingga satuan pemerintahan terus bergerak bersama dengan seluruh lapisan masyarakat dan swasta untuk selalu meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Menurut dia, vaksinasi merupakan salah satu faktor kunci untuk menghentikan pandemi Covid-19. Seluruh masyarakat harus berperan aktif untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19. “Salah satu upaya untuk mengakselerasi pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat adalah dengan metode jemput bola. Sehingga, masyarakat dengan keterbatasan pergerakan atau tinggal di wilayah jauh memiliki kesempatan sama dengan masyarakat lain untuk menerima vaksin,” katanya.

Selain untuk menghentikan pandemi, Wapres menjelaskan bahwa pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat merupakan faktor penentu dalam penetapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan menuju endemi. “Saya harap kita semua melakukan akselerasi vaksinasi sesuai target. Ini sebagai salah satu upaya pengendalian pandemi Covid-19 menuju endemi,” katanya. (mus/rek)


SITUBONDO – Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi dan Situbondo, Kamis (21/10). Menggunakan pesawat khusus kepresidenan BAe-RJ 85, Wapres bersama rombongan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Banyuwangi pada pukul 08.00 WIB.

Setibanya di Banyuwangi, Wapres disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur. Setelah itu, Wapres yang didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter VVIP Super Puma TNI AU menuju Helipad Lapangan Puslatpur Marinir 5/Baluran, Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Setibanya di Helipad Lapangan Puslatpur Marinir 5/Baluran, Wapres dan rombongan berangkat menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Jalan KHR Syamsul Arifin, Sukorejo, Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Di pondok pesantren ini, Wapres meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sekaligus melihat kegiatan vaksinasi massal se-Kabupaten Situbondo melalui konferensi video.

Wapres mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum usai. “Meskipun tingkat penularan sudah mulai menurun,  namun harus tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah, namun kita belum merasa aman. Oleh karena itu, hanya ada dua hal yang penting, yaitu protokol kesehatan dan vaksinasi,” jelasnya.

Kiai Ma’ruf menambahkan, vaksinasi penting untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) jika 70 persen dari penduduk telah divaksin. “Kalau di dalam agama disebut hifdun nafs, yaitu menjaga jiwa dan himayatul ummah atau pelindung umat,” tuturnya.

Lebih lanjut Kiai Ma’ruf meminta seluruh lembaga di pemerintah daerah mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat untuk membentuk herd immunity di daerah. Forkopimda di setiap provinsi juga harus bergerak untuk mendukung percepatan program vaksinasi Covid-19.

“Saya minta forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah hingga satuan pemerintahan terus bergerak bersama dengan seluruh lapisan masyarakat dan swasta untuk selalu meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Menurut dia, vaksinasi merupakan salah satu faktor kunci untuk menghentikan pandemi Covid-19. Seluruh masyarakat harus berperan aktif untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19. “Salah satu upaya untuk mengakselerasi pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat adalah dengan metode jemput bola. Sehingga, masyarakat dengan keterbatasan pergerakan atau tinggal di wilayah jauh memiliki kesempatan sama dengan masyarakat lain untuk menerima vaksin,” katanya.

Selain untuk menghentikan pandemi, Wapres menjelaskan bahwa pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat merupakan faktor penentu dalam penetapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan menuju endemi. “Saya harap kita semua melakukan akselerasi vaksinasi sesuai target. Ini sebagai salah satu upaya pengendalian pandemi Covid-19 menuju endemi,” katanya. (mus/rek)



Most Read

Berita Terbaru