alexametrics
28 C
Surabaya
Wednesday, August 10, 2022

Men-PAN RB Tjahjo Kumolo Wafat, Puan Kenang sebagai Sosok Politikus Teladan

JAKARTA – Kabinet Indonesia Bersatu berduka. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo wafat di Rumah Sakit (RS) Abdi Waluyo Jakarta, Jumat (1/7) sekira pukul 11.10 WIB. Jenazah politisi PDIP ini akan disemayamkan di Rumah Dinas Men-PAN RB di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta.

“Mohon maaf apabila Bapak ada salah selama ini. Habis ini mau disemayamkan dulu di rumah dinas untuk dimandikan, kemudian akan dishalatkan di masjid kantor Kemen PAN RB, setelah itu nanti mungkin habis shalat Ashar disemayamkan di Kalibata,” kata anak pertama almarhum Tjahjo Kumolo, Ajeng, kepada wartawan di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta.

Tjahjo Kumolo tutup usia setelah menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta, sejak Juni 2022. Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengungkap mantan sekjen DPP PDI Perjuangan itu telah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit itu sebelum pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP pada 21 Juni 2022 lalu.

“Sebelum pelaksanaan Rakernas PDIP beliau (Tjahjo) sudah dirawat di rumah sakit. Makanya, saat pelaksanaan Rakernas beliau tidak hadir,” kata anggota DPR RI ini. Namun, Masinton tidak mengetahui secara pasti penyakit apa yang diderita Tjahjo Kumolo.

Hanya, ia mengaku mendapat informasi jika seniornya di PDIP itu mengalami komplikasi. “Yang saya dengar beliau sakit komplikasi,” katanya seraya mengatakan PDIP berduka cita secara mendalam atas kepergian Tjahjo Kumolo.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang Menpan RB Tjahjo Kumolo sebagai sosok politikus yang memberi teladan dan pelajaran bagi para junior, termasuk dirinya. “Innalillahi wainnailaihi rojiun, saya sangat berduka. Pak Tjahjo sudah seperti keluarga sendiri, saya memanggil beliau ‘Om’ karena sudah kenal beliau sejak saya kecil sebagai teman orang tua saya, bahkan anak-anak memanggil beliau dengan sebutan eyang,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/7).

Puan mengaku sangat kehilangan salah satu senior yang memberikan pengaruh bagi perjalanan karier politiknya sampai hari ini. Dia mengenang Tjahjo sebagai senior yang sederhana, tenang, dan memiliki kecerdasan emosi serta spiritualitas tinggi.

“Saat PDI Perjuangan di luar pemerintahan, kebetulan Om Tjahjo Sekjen Partai sekaligus Ketua Fraksi di DPR. Sungguh ketenangan dan kematangan berpolitik Om Tjahjo sangat terlihat ketika kami, yang saat itu berada di luar pemerintahan, harus mengambil keputusan-keputusan penting,” tambahnya.

Dia juga mengenang bagaimana Tjahjo terus mendampingi saat dia menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR di tahun 2012. Bahkan, tambahnya, ruang kerja Tjahjo di Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Jakarta, saat itu sengaja berhadapan dengan ruangannya.

“Saat saya menggantikan tugas Om Tjahjo sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, beliau tetap mendampingi saya di awal-awal. Bahkan ruangan beliau berhadapan dengan ruangan saya agar selalu cepat koordinasi tentang sikap fraksi yang saat itu sangat krusial,” ujarnya. (jpc/ant/jay)

 

JAKARTA – Kabinet Indonesia Bersatu berduka. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo wafat di Rumah Sakit (RS) Abdi Waluyo Jakarta, Jumat (1/7) sekira pukul 11.10 WIB. Jenazah politisi PDIP ini akan disemayamkan di Rumah Dinas Men-PAN RB di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta.

“Mohon maaf apabila Bapak ada salah selama ini. Habis ini mau disemayamkan dulu di rumah dinas untuk dimandikan, kemudian akan dishalatkan di masjid kantor Kemen PAN RB, setelah itu nanti mungkin habis shalat Ashar disemayamkan di Kalibata,” kata anak pertama almarhum Tjahjo Kumolo, Ajeng, kepada wartawan di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta.

Tjahjo Kumolo tutup usia setelah menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta, sejak Juni 2022. Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengungkap mantan sekjen DPP PDI Perjuangan itu telah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit itu sebelum pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP pada 21 Juni 2022 lalu.

“Sebelum pelaksanaan Rakernas PDIP beliau (Tjahjo) sudah dirawat di rumah sakit. Makanya, saat pelaksanaan Rakernas beliau tidak hadir,” kata anggota DPR RI ini. Namun, Masinton tidak mengetahui secara pasti penyakit apa yang diderita Tjahjo Kumolo.

Hanya, ia mengaku mendapat informasi jika seniornya di PDIP itu mengalami komplikasi. “Yang saya dengar beliau sakit komplikasi,” katanya seraya mengatakan PDIP berduka cita secara mendalam atas kepergian Tjahjo Kumolo.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang Menpan RB Tjahjo Kumolo sebagai sosok politikus yang memberi teladan dan pelajaran bagi para junior, termasuk dirinya. “Innalillahi wainnailaihi rojiun, saya sangat berduka. Pak Tjahjo sudah seperti keluarga sendiri, saya memanggil beliau ‘Om’ karena sudah kenal beliau sejak saya kecil sebagai teman orang tua saya, bahkan anak-anak memanggil beliau dengan sebutan eyang,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/7).

Puan mengaku sangat kehilangan salah satu senior yang memberikan pengaruh bagi perjalanan karier politiknya sampai hari ini. Dia mengenang Tjahjo sebagai senior yang sederhana, tenang, dan memiliki kecerdasan emosi serta spiritualitas tinggi.

“Saat PDI Perjuangan di luar pemerintahan, kebetulan Om Tjahjo Sekjen Partai sekaligus Ketua Fraksi di DPR. Sungguh ketenangan dan kematangan berpolitik Om Tjahjo sangat terlihat ketika kami, yang saat itu berada di luar pemerintahan, harus mengambil keputusan-keputusan penting,” tambahnya.

Dia juga mengenang bagaimana Tjahjo terus mendampingi saat dia menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR di tahun 2012. Bahkan, tambahnya, ruang kerja Tjahjo di Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Jakarta, saat itu sengaja berhadapan dengan ruangannya.

“Saat saya menggantikan tugas Om Tjahjo sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, beliau tetap mendampingi saya di awal-awal. Bahkan ruangan beliau berhadapan dengan ruangan saya agar selalu cepat koordinasi tentang sikap fraksi yang saat itu sangat krusial,” ujarnya. (jpc/ant/jay)

 

Most Read

Berita Terbaru


/