alexametrics
28 C
Surabaya
Tuesday, May 24, 2022

Kecam Kekerasan Israel di Masjidil Aqsa, MUI Sindir Janji Presiden Joe Biden

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk tindakan kekerasan dan penyerangan yang dilakukan oleh aparat militer Israel terhadap jamaah muslim yang melaksanakan ibadah di Masjid Al Aqsa sehingga menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. MUI bahkan menyebut aksi kekerasan Yahudi Zionis itu benar-benar memalukan.

Kecaman terhadap Israel itu disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim.

“Tindakan ini semakin meyakinkan kita semua bahwa negara ini memang dipimpin oleh para penjahat kemanusiaan dan tidak beradab. Hanya penjahatlah yang melakukan tindakan-tindakan seperti itu karena mereka memang tidak memiliki akal sehat dan nurani,” ujar Sudarnoto melalui pernyataan di Jakarta, Sabtu (16/4).

Seperti yang dilakukan pada penghujung Ramadhan tahun lalu, lanjut dia, aparat Zionis Israel telah menista dan menghina tempat ibadah Masjid Al Aqsa yang harusnya dilindungi.

“Aparat Zionis Israel merusak suasana keagamaan, melakukan tindakan kekerasan kepada umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah dan sekaligus merusak, menginjak-injak dan menghancurkan kemanusiaan,” kata Sudarnoto.

Baca Juga :  Indonesia Bawa Kepentingan Negara Kepulauan di Presidensi G20

Ia mengatakan semua tindakan kejahatan itu tidak bisa diterima oleh akal sehat dan nurani, bertentangan dengan ajaran agama apa pun, dan melanggar hukum termasuk hukum internasional. “Umat Islam Indonesia khususnya mengutuk tindakan brutal aparat Israel ini,” kata dia.

Semua tindakan Israel itu, Sudarnoto mengingatkan, sehagusnya semakin menyadarkan negara-negara manapun –terutama yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel– untuk meninjau ulang kerja sama dan hubungan diplomatik mereka dengan Israel.

Tindakan negara Zionis itu, kata dia, juga meningkatkan kesadaran bahwa Israel memang negara yang tidak bisa dipercaya. “Sebagaimana yang pernah MUI sampaikan maka diperlukan langkah-langkah yang serius yang dilakukan oleh elemen masyarakat manapun untuk memboikot Israel dan menyeret Israel ke mahkamah internasional dan memberikan sanksi internasional terhadap Israel,” kata Sudarnoto.

Ia juga mendesak Amerika Serikat, yang selama ini memberikan dukungan kepada Israel, mengubah cara pandangnya agar bisa bertindak secara lebih adil dan benar-benar membela kemanusiaan.

Baca Juga :  Amerika dan Sekutu Barat Kecam Keanggotaan Rusia di G20

“Janji Presiden Joe Bidden saat dilantik menjadi Presiden untuk “menghentikan kemungkaran” harusnya benar-benar ditepati, jangan sekedar lip services, menyenangkan umat Islam untuk sementara. Israel benar-benar melakukan kemungkaran dan karena itu Amerika harus tunjukkan kemauan dan kemampuannya menghentikan kebrutalan Israel,” kata Sudarnoto.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi kekerasan bersenjata aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina di komplek Masjid Al Aqsa pada Jumat (15/4) yang memakan korban jiwa dan luka-luka.

Pernyataan itu disampaikan melalui cuitan akun resmi Twitter Kementerian Luar Negeri RI yang dipantau ANTARA pada Sabtu. “Tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut tidak dapat dibenarkan dan harus segera dihentikan, apalagi dilakukan di tempat ibadah Masjid Al Aqsa di bulan suci Ramadhan,” demikian dinyatakan Kemenlu RI di Twitter. (antara/jay)

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk tindakan kekerasan dan penyerangan yang dilakukan oleh aparat militer Israel terhadap jamaah muslim yang melaksanakan ibadah di Masjid Al Aqsa sehingga menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. MUI bahkan menyebut aksi kekerasan Yahudi Zionis itu benar-benar memalukan.

Kecaman terhadap Israel itu disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim.

“Tindakan ini semakin meyakinkan kita semua bahwa negara ini memang dipimpin oleh para penjahat kemanusiaan dan tidak beradab. Hanya penjahatlah yang melakukan tindakan-tindakan seperti itu karena mereka memang tidak memiliki akal sehat dan nurani,” ujar Sudarnoto melalui pernyataan di Jakarta, Sabtu (16/4).

Seperti yang dilakukan pada penghujung Ramadhan tahun lalu, lanjut dia, aparat Zionis Israel telah menista dan menghina tempat ibadah Masjid Al Aqsa yang harusnya dilindungi.

“Aparat Zionis Israel merusak suasana keagamaan, melakukan tindakan kekerasan kepada umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah dan sekaligus merusak, menginjak-injak dan menghancurkan kemanusiaan,” kata Sudarnoto.

Baca Juga :  Penembak Presiden AS Ronald Reagan Bebas tanpa Syarat setelah 40 Tahun

Ia mengatakan semua tindakan kejahatan itu tidak bisa diterima oleh akal sehat dan nurani, bertentangan dengan ajaran agama apa pun, dan melanggar hukum termasuk hukum internasional. “Umat Islam Indonesia khususnya mengutuk tindakan brutal aparat Israel ini,” kata dia.

Semua tindakan Israel itu, Sudarnoto mengingatkan, sehagusnya semakin menyadarkan negara-negara manapun –terutama yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel– untuk meninjau ulang kerja sama dan hubungan diplomatik mereka dengan Israel.

Tindakan negara Zionis itu, kata dia, juga meningkatkan kesadaran bahwa Israel memang negara yang tidak bisa dipercaya. “Sebagaimana yang pernah MUI sampaikan maka diperlukan langkah-langkah yang serius yang dilakukan oleh elemen masyarakat manapun untuk memboikot Israel dan menyeret Israel ke mahkamah internasional dan memberikan sanksi internasional terhadap Israel,” kata Sudarnoto.

Ia juga mendesak Amerika Serikat, yang selama ini memberikan dukungan kepada Israel, mengubah cara pandangnya agar bisa bertindak secara lebih adil dan benar-benar membela kemanusiaan.

Baca Juga :  AS Nilai Indonesia Punya Peran Penting Atasi Krisis Rusia-Ukraina

“Janji Presiden Joe Bidden saat dilantik menjadi Presiden untuk “menghentikan kemungkaran” harusnya benar-benar ditepati, jangan sekedar lip services, menyenangkan umat Islam untuk sementara. Israel benar-benar melakukan kemungkaran dan karena itu Amerika harus tunjukkan kemauan dan kemampuannya menghentikan kebrutalan Israel,” kata Sudarnoto.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi kekerasan bersenjata aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina di komplek Masjid Al Aqsa pada Jumat (15/4) yang memakan korban jiwa dan luka-luka.

Pernyataan itu disampaikan melalui cuitan akun resmi Twitter Kementerian Luar Negeri RI yang dipantau ANTARA pada Sabtu. “Tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut tidak dapat dibenarkan dan harus segera dihentikan, apalagi dilakukan di tempat ibadah Masjid Al Aqsa di bulan suci Ramadhan,” demikian dinyatakan Kemenlu RI di Twitter. (antara/jay)

Most Read

Berita Terbaru


/