Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bangsawan Zaman Dulu, Sosok Dihormati dan Punya Jabatan

Fajar Yuliyanto • Jumat, 6 Desember 2024 | 16:00 WIB

 

Foto lama sebuah keluarga bangsawan Jawa.
Foto lama sebuah keluarga bangsawan Jawa.

RADAR SURABAYA – Jika pada era saat ini taka da pembagian kasta atau golongan sosial di Masyarakat, berbeda pada zaman dulu.

Khususnya di era kalsik (kerajaan) hingga kolonial. Pembagian kasta menjadi hal yang lumrah pada saat itu.

Pada zaman dahulu golongan bangsawan adalah pemberian gelar berdasarkan trah atau silsilah.

Seperti keturunan dari Keraton Mataram Islam yang sekarang menjadi Yogyakarta dan Surakarta.

Pemerhati sejarah Surabaya, Nur Setiawan menjelaskan, sebenarnya tidak ada penggolongan dalam kebangsawanan Jawa, sebab kaum bangsawan merupakan strata tertinggi dalam masyarakat. 

Pemberian gelar bangsawan pun harus berdasarkan trah atau silsilah.

“Nah, kalau tidak mempunyai keturunan bangsawan keraton maka gelar kebangsawanan tidak akan bisa disematkan pada seseorang kecuali pada hal tertentu,” kata Wawan sapaan dari Nur Setiawan.

Lebih lanjut, Wawan menjelaskan, gelar kebangsawanan pada pria biasanya seperti Raden Mas, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) dan lain-lain.

Sedangkan untuk perempuan yaitu Raden Ayu, Raden Ajeng dan sejenisnya.

Gelar kebangsawanan juga terbagi dua, pertama adalah gelar keturunan dan kedua adalah gelar anugerah atau gelar jabatan.

Sedangkan untuk gelar anugerah biasanya diberikan pada orang yang dianggap berjasa bagi keraton atau orang tersebut bekerja pada pihak keraton dan mempunyai skill tertentu yang dibutuhkan oleh struktural keratonan.

Kaum bangsawan pada zaman dulu cukup dihormati. Mereka para bangsawan ini biasanya juga masuk dalam masyarakat berkemampuan ekonomi tinggi.

Tempat tinggal mereka juga ada yang berada di kawasan khusus, ada pula yang bercampur dengan masyarakat lainnya, namun tentu saja rumah mereka terbilang megah.   

Para bangsawan zaman dahulu biasanya bekerja pada pemerintahan keraton, menjadi pengusaha di bidang pertanian, pengusaha batik, hingga menduduki jabatan atau posisi di pemerintahan kolonial.

“Beberapa diantaranya menjadi pejabat atau pangreh praja di tingkat daerah yang masih dalam struktur Pemerintahan Kolonial,” pungkasnya. (jar/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bangsawan #jawa #surabaya #pejabat #kerajaan #kolonial #sejarah