Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Transportasi Sungai Jadi Alternatif Angkutan Barang dan Orang

Administrator • Sabtu, 13 April 2019 | 15:00 WIB
Transportasi Sungai Jadi Alternatif Angkutan Barang dan Orang
Transportasi Sungai Jadi Alternatif Angkutan Barang dan Orang

NGINDEN KOTA – Perencaaan transportasi air, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya melakukan pengembangan dan kajian ke tahap jalur perahu. Dimana angkutan sungai dapat dimanfaatkan sebagai alternatif transportasi bagi masyarakat dan dapat membantu untuk mengurangi kemacetan. 


Selain itu, angkutan sungai juga dapat dimanfaatkan untuk angkutan barang. Dalam menata transportasi air yang perlu diperhatikan adalah dilakukan pengadaan intermoda atau multimoda dengan jenis angkutan barang maupun penumpang. 


Kepala Seksi Angkutan Perairan, Udara, Rel, Barang dan Tidak Bermotor Dishub Surabaya Sunoto mengatakan, rute yang nantinya akan digunakan transportasi air dari Darmokali, Petekan, Sikatan, Ngagel, dan Pasar Pabean. “Jadi nanti itu titiknya dari Joyoboyo sampai kawasan Pasar Pabean,” jelas Sunoto saat ditemui di kantor Dishub Terminal Bratang, Jumat (12/4).


Sementara itu, jalur yang berpotensi untuk dikembangkan sungai Kalimas dengan panjang 15 kilometer dan lebar mencapai 20-35 meter, sedangkan kedalaman sungai sekitar 0,5 meter sampai 6 meter. Kemudian Sungai Kali Suroboyo dengan panjang 5 kilo meter dan lebar 20-40 meter, kedalaman 1 sampai 4 meter, rute Gunungsari-perbatasan.


Berikutnya, di sungai Kali Londo atau Jagir sepanjang 11 kilometer dengan kedalaman 1,5-4 meter, sedangkan rute yang dilalui mulai dari kawasan Stikosa-Stikom-Mangrove-Muara.  Sungai Greges (untuk barang) panjang 6 kilometer, kedalaman 0,3 sampai 2 meter, lebar 2-20 meter, rute sepanjang Sungai Greges-Teluk lamong.


Selain itu, Sungai Romokalisari dan Branjangan (untuk barang) dengan panjang 10 kilometer, lebar 25 meter dan kedalaman dua meter. Sungai Wonorejo (wisata dan manusia) panjang 3 meter, lebar 7 sampai 12 meter, kedalaman 2 sampai 4 meter, rute hutan mangrove hingga Muara.


Sungai-sungai di atas menurut Sunoto rata-rata mempunyai kedalaman hingga 6 meter dan mempunyai lebar sekitar 20 sampai 30 meter. Selain jalur sungai pusat kota, juga berencana melakukan survei di jalur sungai bagian timur. Menurut Sunoto, jalur di wilayah timur juga berpotensi untuk dijadikan alternatif transportasi air. Jalur tersebut dimulai dari kawasan pintu air Jagir hingga ke kawasan Kenjeran. Sementara untuk jalur barat masih belum dilakukan survei.


“Jalur-jalur ini sangat berpontensi. Jadi kajian ini perlu lebih dalam lagi supaya kedepannya transportasi ini bisa benar-benar solutif,” pungkasnya. (gin/nur)

Editor : Administrator