Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kegiatan Belajar Siswa SDN Madulang 2 Sampang Berpindah ke Teras Rumah Warga Karena Ruang Kelas Rusak Parah

Nurista Purnamasari • Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:25 WIB
Sudah hampir sebulan siswa SDN Madulang 2 Sampang mengikuti KBM di teras rumah warga.
Sudah hampir sebulan siswa SDN Madulang 2 Sampang mengikuti KBM di teras rumah warga.

RADAR SURABAYA - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Madulang 2, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terpaksa digelar di teras rumah warga.

Kondisi ini terjadi karena seluruh ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan parah dan dinyatakan tidak layak pakai.

Selama hampir sebulan terakhir, siswa belajar di luar lingkungan sekolah tanpa fasilitas memadai, menimbulkan kekhawatiran akan kualitas pendidikan dan keselamatan anak-anak.

Plh Kepala SDN Madulang 2, Ahmad Susanto, menjelaskan bahwa sebagian besar bangunan sekolah mengalami kerusakan struktural hingga 85 persen.

Beberapa ruang kelas bahkan dikhawatirkan roboh jika tetap digunakan. “Semua bangunan di sekolah kami ini sudah tidak layak digunakan untuk KBM, karena mayoritas rusak,” ujarnya dikutip dari Radar Madura, Selasa (27/10).

Jumlah siswa di SDN Madulang 2 mencapai 149 orang. Awalnya, KBM masih bisa dilaksanakan di ruang kelas sisi selatan dan timur.

Namun, bangunan sisi selatan yang ditempati siswa kelas I–III tidak dirawat karena status lahannya bermasalah, hingga akhirnya rusak berat.

Sementara bangunan sisi timur, yang juga digunakan sebagai ruang guru, mengalami keruntuhan atap pada Kamis (23/10), meski tidak menimbulkan korban karena sudah tidak digunakan sejak lima bulan

lalu.
Sempat mencoba sistem sif di gedung perpustakaan, KBM akhirnya dipindahkan ke teras rumah warga yang berjarak sekitar 75 meter dari sekolah.

Siswa kelas I–III masuk pukul 07.00–09.00, sedangkan kelas IV–VI masuk mulai pukul 09.00 hingga selesai. Namun, sistem ini dinilai tidak efektif karena banyak siswa tidak hadir.

Salah satu siswa, Nabila, mengaku kesulitan belajar di teras rumah warga. “Saat mau menulis susah, harus membungkuk karena tidak ada mejanya,” ujar siswa kelas III tersebut.

Kondisi darurat yang dialami SDN Madulang 2 menjadi potret nyata keterbatasan sarana pendidikan di daerah.

KBM yang berlangsung di teras rumah warga bukan hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga berisiko menurunkan kualitas pendidikan anak-anak.

Ahmad Susanto menyatakan pihak sekolah telah melaporkan kondisi ini ke Dinas Pendidikan Sampang dan berharap ada perhatian serius dari pemerintah. “Karena ini berpengaruh terhadap optimalnya KBM di sekolah kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kabid SD Dispendik Sampang Abdul Rahman belum memberikan tanggapan terkait kerusakan fasilitas di SDN Madulang 2.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara layak dan aman. (rdm/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bangunan sekolah #sampang #madura #KBM #pendidikan #SDN Madulang 2 #sekolah rusak #ruang kelas rusak