Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wagub Jatim Emil Minta ASN Berani Ambil Risiko, Low Risk Low Reward

Lambertus Hurek • Jumat, 5 September 2025 | 22:11 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak
 

RADAR SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memaparkan komitmennya memperkuat kreativitas dan inovasi aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jatim. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam program Short Lecture Hours yang ditayangkan di kanal Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Sekretariat Negara.

Dengan tema Berpikir Kreatif dalam Pelayanan Publik, Emil berbagi pengalaman dalam mendorong inovasi birokrasi selama menjabat sebagai wakil gubernur. Menurut dia, kreativitas di sektor pelayanan publik kerap terhambat berbagai faktor, mulai budaya, struktur, hingga beban kerja. Karena itu, perlu dukungan penuh dari pimpinan daerah agar ASN berani melakukan terobosan.

“Kebiasaan yang sering terjadi adalah ASN hanya duduk me-review pekerjaan konsultan. Budaya ini yang kita ubah. ASN dan konsultan bekerja bersama, duduk satu tim, dan sama-sama brainstorming,” kata Emil kemarin (5/9).

Model kerja semacam itu, lanjutnya, sudah diterapkan di beberapa ranah Pemprov Jatim. Tujuannya agar ada suntikan inovasi dan keberagaman gagasan di dalam tim. Pemprov juga mendorong pengembangan ASN di sektor teknologi informasi. Salah satunya melalui Apple Developer Academy yang dirancang mirip dengan program di California, Amerika Serikat.

“Kami melakukan identifikasi ASN yang bisa ikut serta dengan seleksi ketat. Harapannya, mereka kembali menjadi agen perubahan di instansinya,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menyediakan co-working space di lima kantor perwakilan, yakni Malang, Pamekasan, Bojonegoro, Madiun, dan Jember. Upaya ini sekaligus memperluas ruang kolaborasi ASN.

Emil menegaskan, tujuan inovasi birokrasi adalah kemaslahatan masyarakat, bukan sebatas ukuran transaksional. Salah satu wujudnya, Pemprov kini mengembangkan sistem Single Sign On. Dengan sistem itu, masyarakat cukup memakai satu akun untuk mengakses seluruh layanan Pemprov Jatim.

 “Syukur-syukur nanti bisa didorong hingga kabupaten/kota dan terintegrasi dengan layanan nasional,” harap Emil.

Ia juga berpesan kepada ASN agar berani mengambil risiko dalam setiap inovasi. “Low risk low reward. Akan banyak cara untuk memitigasi risiko. Kunci sukses pelayanan publik adalah komitmen pimpinan daerah serta semangat ASN untuk terus belajar dan berprestasi,” pungkasnya. (mus)

Editor : Lambertus Hurek
#coworking space #Inovasi ASN #asn #asn jatim #Wakil Gubernur Jawa Timur #emil elestianto dardak