RADAR SURABAYA – Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Musim Haji 2024 di Embarkasi Surabaya sudah nyaris setengah jalan.
Sampai dengan kloter 44, sebanyak 16.313 CJH atau sekitar 42 persen dari total CJH asal Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan ke Madinah.
Rencananya, CJH gelombang pertama asal Embarkasi Surabaya yang terakhir berangkat menuju ke Madinah adalah kloter 46.
Kloter ini berangkat hari ini, Kamis (23/5) pukul 13.20.
Sedangkan di gelombang kedua, akan dimulai dari kloter 47 asal Kabupaten Lumajang yang masuk ke Embarkasi Surabaya pukul 08.00, Kamis (23/5).
Ada perbedaan lokasi tiba jemaah pada gelombang kedua ini.
CJH akan tiba di Jeddah dan langsung menuju ke Makkah.
CJH di gelombang kedua ini akan berangkat ke Jeddah, langsung menggunakan ihram sejak akan berangkat dari Embarkasi Surabaya menuju ke Bandara Juanda.
"Kita akan mendekati masa gelombang kedua 24 Mei. Jemaah yang berangkat dari Embarkasi Surabaya langsung menggenakan ihram untuk memudahkan jemaah nantinya mengambil mikat di atas pesawat dan begitu mendarat di Jeddah langsung berangkat ke Makkah," tutur Abdul Haris, Sekretais Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Rabu (22/5).
Haris menyebut sampai dengan keberangkatan kloter 44 sebanyak sembilan orang jemaah dipulangkan ke daerah asal untuk perawatan karena mengalami sakit.
"Sembilan orang jemaah yang dipulangkan ke daerah diharapkan bisa sehat kembali. Apalagi dengan bertemu dengan keluarga sehingga bisa memberikan semangat kepada jemaah tersebut," ujarnya.
Haris menyebut jemaah yang dipulangkan ke daerah tetap bisa diberangkatkan asalkan memenuhi syarat kesehatan dan laik terbang.
Nantinya pihaknya akan memberikan kesempatan hingga 10 hari menjelang berakhirnya keberangkatan kloter secara keseluruhan.
"Pasti kita berikan estimasi waktu untuk bisa tetap berangkat karena yang pulang itu bukan berarti gagal berangkat. Namun masih ada kemungkinan akan berangkat dengan syarat kesehatannya memungkinkan," ungkapnya.
Selain sembilan orang yang dipulangkan karena sakit, tujuh orang jemaah juga masih menjalani perawatan intensif di RS Haji Surabaya.
Mereka ditemani pendamping sebanyak tujuh orang, sehingga total jemaah yang masih berada di Embarkasi 14 orang.
"Mudah-mudahan jemaah yang masih tertunda bisa berangkat ke tanah suci semua tahun ini dan dalam kondisi sehat," harapnya.
Sementara itu CJH yang meninggal dunia asal Embarkasi Surabaya tercatat dua orang. Baik yang meninggal di RS Haji Surabaya maupun yang meninggal di Madinah. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa