26 C
Surabaya
Wednesday, March 29, 2023

Pemkot Beri Beasiswa PutraPutri Kru KRI-Nanggala hingga ke Universitas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan program beasiswa untuk semua putra-putri awak kapal selam KRI Nanggala 402 asal Surabaya yang gugur dalam tugas. Beasiswa itu diberikan hingga kuliah di perguruan tinggi.

“Atas nama Pemkot Surabaya, kami menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya. Ini duka bagi Surabaya, duka bagi Indonesia. Semoga para awak KRI Nanggala 402 mendapat tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya kemarin (26/4). Eri menyebut para awak kapal selam yang gugur di perairan Bali Utara tersebut adalah patriot bangsa dan penjaga kedaulatan negeri.

Jika pihak keluarga berkenan, Pemkot Surabaya menyiapkan beasiswa sampai jenjang kuliah untuk anak dari awak KRI Nanggala 402. “Beasiswa adalah bentuk penghargaan dari Pemkot Surabaya, meski tentu ini tidak sebanding dengan pengabdian beliau-beliau yang teguh hingga akhir menjaga laut kita,” imbuh mantan kepala Bappeko Surabaya itu.

Eri juga telah mengunjungi para keluarga awak KRI Nanggala 402 yang tinggal di kawasan Wonokromo, Semampir, Kenjeran, Tambak Sari, Bulak Sukolilo, dan Karang Pilang. “Kalau tidak salah, ada sekitar sembilan awak KRI Nanggala 402 yang tinggal dan ber-KTP Surabaya. Akan terus kami update. Sejak pagi hingga sore, saya sudah berkeliling mengunjungi para keluarga, berdoa bersama, memberikan semangat, bersama-sama kita melewati masa sulit ini,” ujar Eri.

Baca Juga :  Warga Kejawan Putih Tambak Sukses Hidroponik, Kembangkan Ternak Cacing

Ia mengatakan, para awak KRI Nanggala-402 adalah teladan bagi generasi muda Surabaya. Mereka menunjukkan dedikasi dan pengabdian tanpa batas untuk bangsa hingga mengorbankan jiwa dan raga. “Keteladanan seperti itu harus kita contoh,” tegas Eri.

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga melakukan pendampingan kepada para keluarga korban, termasuk menyiapkan konseling psikolog. “Semuanya kami lakukan dengan tidak mengurangi privasi keluarga. Memang ada keluarga yang belum berkenan menerima siapa pun, tapi prinsipnya Pemkot Surabaya siap total melayani seluruh keluarga awak kapal,” jelasnya.

Dia menambahkan, Pemkot Surabaya juga akan menggelar doa bersama untuk para awak KRI Nanggala 402. “Bersama para santri dan kiai, serta tokoh lintas agama, kami juga berdoa bersama untuk para awak kapal,” katanya.

Pernyataan dukacita mendalam juga disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Dharma Pertiwi TNI Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, Jalasenastri dan Persatuan Istri Tentara (Persit) Jawa Timur saat berkunjung ke rumah keluarga Kolonel Laut (P) Harry Setyawan (Komandan Satuan Kapal Selam/Dansatsel Koarmada II) yang menjadi korban tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

Rombongan tiba di rumah duka di kompleks Perumahan TNI AL, Jalan Rencong II Nomor 9, Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Senin (26/4) sekira pukul 10.45. “Kami berduka sangat mendalam. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga seluruh amal baik beliau diterima dan seluruh khilaf dimaafkan Allah SWT,” kata Khofifah.

Baca Juga :  Tak Sekadar Lomba Kebersihan, SSC Juga Gali Potensi Kampung

Gubernur Khofifah mengatakan perlu ada perhatian khusus terhadap keluarga korban yang ditinggalkan. Setidaknya dari 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402, sebanyak 47 di antaranya tercatat sebagai warga Jawa Timur. “Nanti kami akan koordinasi dengan Jalasenastri atau Persit Jatim. Ini bagian dari akses penguatan ekonomi untuk keluarga yang ditinggalkan para patriot bangsa,” ungkapnya.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, para prajurit TNI AL yang gugur di medan tugas telah menjadi syuhada yang menjalankan tugas mulia. Para istri dan anak-anak yang ditinggalkan akan diberikan pendampingan agar tabah menghadapi musibah ini. “Mereka harus kuat, mereka mampu mendidik anak-anaknya agar kelak menjadi kebanggaan, bahkan bagi mendiang ayah mereka,” harap Nanny.

Rombongan juga mengungkapkan rasa dukacita pada keluarga Sertu M Rusdiyansyah Rahman di Jalan Makam RT 008/RW 002 Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, dan rumah Letda Reza Tri Utomo di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi. (rmt/rpp/rek)

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan program beasiswa untuk semua putra-putri awak kapal selam KRI Nanggala 402 asal Surabaya yang gugur dalam tugas. Beasiswa itu diberikan hingga kuliah di perguruan tinggi.

“Atas nama Pemkot Surabaya, kami menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya. Ini duka bagi Surabaya, duka bagi Indonesia. Semoga para awak KRI Nanggala 402 mendapat tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya kemarin (26/4). Eri menyebut para awak kapal selam yang gugur di perairan Bali Utara tersebut adalah patriot bangsa dan penjaga kedaulatan negeri.

Jika pihak keluarga berkenan, Pemkot Surabaya menyiapkan beasiswa sampai jenjang kuliah untuk anak dari awak KRI Nanggala 402. “Beasiswa adalah bentuk penghargaan dari Pemkot Surabaya, meski tentu ini tidak sebanding dengan pengabdian beliau-beliau yang teguh hingga akhir menjaga laut kita,” imbuh mantan kepala Bappeko Surabaya itu.

Eri juga telah mengunjungi para keluarga awak KRI Nanggala 402 yang tinggal di kawasan Wonokromo, Semampir, Kenjeran, Tambak Sari, Bulak Sukolilo, dan Karang Pilang. “Kalau tidak salah, ada sekitar sembilan awak KRI Nanggala 402 yang tinggal dan ber-KTP Surabaya. Akan terus kami update. Sejak pagi hingga sore, saya sudah berkeliling mengunjungi para keluarga, berdoa bersama, memberikan semangat, bersama-sama kita melewati masa sulit ini,” ujar Eri.

Baca Juga :  Patung Suro dan Boyo Akan Dibangun di Bulak

Ia mengatakan, para awak KRI Nanggala-402 adalah teladan bagi generasi muda Surabaya. Mereka menunjukkan dedikasi dan pengabdian tanpa batas untuk bangsa hingga mengorbankan jiwa dan raga. “Keteladanan seperti itu harus kita contoh,” tegas Eri.

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga melakukan pendampingan kepada para keluarga korban, termasuk menyiapkan konseling psikolog. “Semuanya kami lakukan dengan tidak mengurangi privasi keluarga. Memang ada keluarga yang belum berkenan menerima siapa pun, tapi prinsipnya Pemkot Surabaya siap total melayani seluruh keluarga awak kapal,” jelasnya.

Dia menambahkan, Pemkot Surabaya juga akan menggelar doa bersama untuk para awak KRI Nanggala 402. “Bersama para santri dan kiai, serta tokoh lintas agama, kami juga berdoa bersama untuk para awak kapal,” katanya.

Pernyataan dukacita mendalam juga disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Dharma Pertiwi TNI Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, Jalasenastri dan Persatuan Istri Tentara (Persit) Jawa Timur saat berkunjung ke rumah keluarga Kolonel Laut (P) Harry Setyawan (Komandan Satuan Kapal Selam/Dansatsel Koarmada II) yang menjadi korban tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

Rombongan tiba di rumah duka di kompleks Perumahan TNI AL, Jalan Rencong II Nomor 9, Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Senin (26/4) sekira pukul 10.45. “Kami berduka sangat mendalam. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga seluruh amal baik beliau diterima dan seluruh khilaf dimaafkan Allah SWT,” kata Khofifah.

Baca Juga :  Prostitusi Sulit Dikontrol, Pasien HIV/AIDS Meningkat

Gubernur Khofifah mengatakan perlu ada perhatian khusus terhadap keluarga korban yang ditinggalkan. Setidaknya dari 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402, sebanyak 47 di antaranya tercatat sebagai warga Jawa Timur. “Nanti kami akan koordinasi dengan Jalasenastri atau Persit Jatim. Ini bagian dari akses penguatan ekonomi untuk keluarga yang ditinggalkan para patriot bangsa,” ungkapnya.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, para prajurit TNI AL yang gugur di medan tugas telah menjadi syuhada yang menjalankan tugas mulia. Para istri dan anak-anak yang ditinggalkan akan diberikan pendampingan agar tabah menghadapi musibah ini. “Mereka harus kuat, mereka mampu mendidik anak-anaknya agar kelak menjadi kebanggaan, bahkan bagi mendiang ayah mereka,” harap Nanny.

Rombongan juga mengungkapkan rasa dukacita pada keluarga Sertu M Rusdiyansyah Rahman di Jalan Makam RT 008/RW 002 Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, dan rumah Letda Reza Tri Utomo di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi. (rmt/rpp/rek)

Most Read

Berita Terbaru