Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Polisi Jogo Sekolah Cegah Bullying hingga Narkoba Sejak Dini

M
Penulis: Mus Purmadani❯
DISIPLIN: Kadindik Jatim Aries Agung Paewai memantau program Polisi Jogo Sekolah di SMAN 10 Surabaya.
DISIPLIN: Kadindik Jatim Aries Agung Paewai memantau program Polisi Jogo Sekolah di SMAN 10 Surabaya.

Advertisement

RADAR SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik)Jawa Timur bersama Polda Jatim memperkuat upaya pencegahan perundungan, penyalahgunaan narkoba, tawuran antarpelajar hingga kejahatan siber melalui program Polisi Jogo Sekolah. 

Program tersebut disosialisasikan kepada siswa SMAN 10 Surabaya, Selasa (3/11). Kegiatan dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai, serta jajaran kepolisian.

Irjen Dekananto mengingatkan para siswa agar menjaga semangat belajar, membangun kedisiplinan dari kesadaran diri, serta menjauhi narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

Advertisement

“Jadilah pribadi yang disiplin, bukan hanya karena diawasi, tetapi karena kalian memiliki semangat untuk meraih masa depan. Saya berpesan kepada anak-anak yang saya sayangi untuk menjauhi narkoba. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri,”katanya.

Selain memberikan edukasi, Kapolda Jatim juga memberikan hadiah berupa helm dan perlengkapan sekolah kepada sejumlah siswa berprestasi. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan layanan pemeriksaan kesehatan sederhana bagi warga sekolah.

Pemberian tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus motivasi agar para siswa terus mengembangkan potensi, menjaga keselamatan, dan meraih prestasi di lingkungan pendidikan.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengapresiasi keterlibatan langsung Kapolda Jatim dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik. Menurutnya, kolaborasi kepolisian dan dunia pendidikan penting untuk memastikan murid tumbuh dalam lingkungan yang aman sekaligus memiliki karakter yang baik.

 

“Sekolah yang hebat bukan hanya sekolah yang mampu melahirkan murid berprestasi, tetapi juga sekolah yang membuat setiap anak merasa aman, dihargai, dan dilindungi,” ungkap Aries.

Ia menegaskan, menjaga keamanan dan membangun karakter peserta didik tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Peran keluarga dan kepolisian juga diperlukan untuk mencegah berbagai perilaku yang mengancam keselamatan dan masa depan anak.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya

Artikel Terkait

Anggota DPR RI Adela Kanasya Adies Serap Aspirasi Pendidikan dan Keumatan di Surabaya-Sidoarjo

Anggota DPR RI Adela Kanasya Adies Serap Aspirasi Pendidikan dan Keumatan di Surabaya-Sidoarjo

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adela Kanasya Adies, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kunjungannya ke sejumlah lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan di Surabaya dan Sidoarjo.

Revitalisasi SDN 4 Kendangsari Surabaya, Cahyo Harjo Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan

Revitalisasi SDN 4 Kendangsari Surabaya, Cahyo Harjo Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan

Sekolah SDN 4 Kendangsari mendapat bantuan pembangunan dua ruang kelas baru untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar siswa.

Wagub Jatim Emil Larang Penahanan Ijazah Siswa, Tak Ada Urusan dengan Komite

Wagub Jatim Emil Larang Penahanan Ijazah Siswa, Tak Ada Urusan dengan Komite

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengimbau siswa atau orang tua siswa tidak takut mengambil ijazah di sekolah. Emil menegaskan, urusan sumbangan atau tunggakan komite sekolah tidak boleh menghambat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer