
RADAR SURABAYA – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi langkah mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam memperkuat diplomasi budaya melalui bahasa dan seni.
Inisiatif tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan International Webinar on Language and Culture (IWLC) 2026 yang melibatkan peserta dari berbagai negara.
Fadli Zon secara resmi membuka webinar yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FBS Unesa tersebut.
Kegiatan bertema "Bridging Voices and Creativity: Language and Arts Education in the Digital Era" itu diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
Fadli menilai, forum internasional tersebut memiliki peran strategis dalam memperkenalkan diplomasi budaya kepada generasi muda.
Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas penggunaan bahasa Indonesia di tingkat internasional.
"Saya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini yang dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh diplomasi budaya serta memperluas peran bahasa Indonesia di kancah internasional," ujar Fadli Zon, Senin (2/11).
Baca Juga: I League Cup 2026: Kendal Tornado Tak Terkalahkan 8 Laga, Persebaya Siapkan Pemain Terbaik
Menurut dia, generasi muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia. Interaksi dengan peserta dari berbagai negara juga dapat membuka peluang membangun hubungan dan kerja sama lintas negara.
Fadli berharap kegiatan serupa terus diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam memajukan kebudayaan nasional.
"Saya berharap kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk turut memajukan kebudayaan Indonesia.



