Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekan Kecelakaan, Polda Jatim Targetkan Zero Kendaraan ODOL pada 2027

M
Penulis: M. Mahrus❯
PERSIAPAN: Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Wawan Andi Susanto, mengungkapkan target zero ODOL pada 2027.(MAHRUS/RADAR SURABAYA)
PERSIAPAN: Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Wawan Andi Susanto, mengungkapkan target zero ODOL pada 2027.(MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Advertisement

RADAR SURABAYA - Ditlantas Polda Jatim bersama stakeholder tekait menargetkan Zero Accident (zero kecelakaan) dan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) tahun 2027 di Jawa Timur.

Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Jatim, AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan, program zero ODOL membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah, kepolisian, pemilik barang, dan perusahaan angkutan.

"Targetnya nanti seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur kalau bisa zero ODOL. Dengan zero ODOL Insya Allah keselamatan juga akan lebih terjamin dan terjaga," ujarnya didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim AKBP Edith Yuswo Widodo, Rabu (21/10).

Selain itu dengan zero ODOL infrastruktur jalan juga terawat dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban fatalitas cukup banyak. Terkait pelaksanaannya nanti, Ditlantas Polda Jatim masih akan menunggu petunjuk dan arahan (jukrah) dari Korlantas Polri.

"Sementara kami masih sosialisasi, untuk penindakan belum. Makanya nanti kita tunggu petunjuk arahan dari Korlantas Polri 2027 seperti apa untuk menindaklanjuti Zero Odol 2027," ucapnya.

Advertisement

Mantan Kapolres Blora menuturkan, kecelakaan yang dikarenakan ODOL masih terus menjadi perhatian terutama di jalur arteri dari Surabaya hingga menuju Jawa Tengah.

"Zero ODOL ini harus ada kesepakatan atau MOU antara pihak transporter dengan pihak pemilik barang angkutan. Kalau muatannya melebihi dan pihak transporter menolak mengangkut, tentu tidak akan terjadi masalah. Ini yang harus kita sinkronkan dan sinergikan,” ucapnya.

Sementara dukungan terhadap program Zero Odol 2027 juga disampaikan Ketua DPD Klub Logindo Jatim, Christin Adni. Dia menilai kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha penting agar kebijakan tersebut dapat berjalan maksimal.

“Kami dari asosiasi dari Logindo Jatim mendukung zero ODOL tahun 2027. Kami mendukung kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik dan semoga bisa berkolaborasi serta berjalan maksimal,” sebutnya. 

Ia berharap pemerintah tidak hanya memperkuat aturan dan edukasi, tetapi turut membantu program peremajaan kendaraan angkutan.

Advertisement
Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya

Artikel Terkait

Atria Wedding Fair 2026, Kenalkan 20 Wedding Partner dan Dua Konsep Pernikahan

Atria Wedding Fair 2026, Kenalkan 20 Wedding Partner dan Dua Konsep Pernikahan

Atria Hotel Malang menggelar Press Conference Atria Wedding Fair 2026 pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 10.00-12.00 WIB, di Ivory 3 dan 4, Atria Hotel Malang.

Operasi Patuh Semeru Dimulai, Pengendara di Surabaya Pilih Tertib atau Ditindak

Operasi Patuh Semeru Dimulai, Pengendara di Surabaya Pilih Tertib atau Ditindak

Operasi Patuh Semeru 2026 resmi digelar mulai Senin (26/10). Kegiatan ini merupakan operasi kepolisian untuk membuat pengendara Patuh terhadap tata tertib berlalu lintas.

Guru Besar Hukum Pidana Minta Polri Usut Tuntas Korupsi Pasokan Batu Bara

Guru Besar Hukum Pidana Minta Polri Usut Tuntas Korupsi Pasokan Batu Bara

Dukungan terhadap Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri terus mengalir. Salah satunya dari Guru Besar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Prija Djatmika, S.H., M.S.,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer