Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fraksi PDIP DPRD Jatim: NTP Jatim 2025 Tinggi, Siapkan Program Dukung Petani

M
Penulis: Mus Purmadani❯
Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim Wiwin Sumrambah
Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim Wiwin Sumrambah

RADAR SURABAYA - Tingginya Nilai Tukar Petani (NTP) Jatim 2025 harus didukung dengan program yang mendukung keberadaan pertanian di Jatim. Ini sangat penting agar NTP petani Jatim terus terjaga dan bisa naik lagi di tahun 2026.


Advertisement

Penegasan ini dikatakan anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim Wiwin Sumrambah menyikapi nilai NTP Jatim yang alami kenaikan di tahun 2025, Jumat (9/1).

Seperti diketahui berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), NTP Jawa Timur pada bulan Desember 2025 mencapai 118,96, menunjukkan posisi yang sangat kuat dan mencerminkan meningkatnya daya beli serta kesejahteraan petani di Jawa Timur. Selain itu, Jawa Timur juga mencatat kenaikan NTP sebesar 3,95 persen, yang merupakan kenaikan tertinggi di Pulau Jawa.

"Kenaikan NTP ini memang kita harapkan terjadi. Ini juga membuktikan hasil panen di masa tanam ke 3 tahun 2025 sangat bagus. Semoga memjadi titik balik bagi kesejahteraan para petani. Tentunya kita berharap di tahun 2026, kita bisa mempertahankan posisi seperti ini atau bahkan bisa meningkat lagi," ujar Wiwin.

Advertisement

Menurut Wiwin, dengan kenaikan NTP ini harus terus dijaga jangan sampai kembali turun. Karena beberapa pogram harus di siapkan untuk menjaga kenaikan NTP ini agar tidak kembali alami penurunan.

"Sebentar lagi, kita juga akan memasuki panen masa tanam 1 yang masih diiringi dengan musim hujan. Ini harus segera dipersiapkan okupansinya supaya pasca panen dapat berjalan dengan baik terutama tahap pengeringan gabah, sehingga nilai jual tetap tinggi dan NTP stabil," katanya.

Anggota Komisi B DPRD Jatim ini mengatakan Fraksi PDIP meminta beberapa hal untuk dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jatim dalam menjaga NTP petani ini agar tetap terjaga dan bisa naik lagi.

Advertisement

Yakni stabilisasi harga, dimana pemerintah dapat menetapkan harga minimum untuk produk pertanian, sehingga petani dapat menjual hasil panennya dengan harga yang stabil dan menguntungkan.

Wiwin menambahkan juga program diversifikasi pertanian, pengelolaham hasil pertanian untuk mengolah hasil panennya menjadi produk yang lebih bernilai, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka. Serta pemasaran hasil pertanian, dimana Pemerintah dapat membantu petani memasarkan hasil panennya dengan lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan harga jual.

"Juga ditopang program kedit pertanian dimana Pemerintah dapat menyediakan kredit yang mudah dan terjangkau bagi petani untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha pertanian," jelasnya.

"Serta program pengembangan pasar dimana Pemerintah dapat membantu petani mengembangkan pasar untuk hasil panennya, sehingga dapat meningkatkan harga jual," lanjutnya.

Pihaknya juga mendorong adanya program subsidi bagi petani untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan pendapatan mereka. Program asuransi pertanian untuk melindungi petani dari risiko kegagalan panen dan kerugian lainnya.

"Juga didukung dengan program pelatihan dan Penyuluhan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha pertanian," ujarnya.

Yang tak kalah penting dalam menjaga NTP petani, pihaknya jelas Wiwin juga meminta perhatian terhadap infrastruktur pertanian. Dimana pemerintah dapat meningkatkan akses pertanian, seperti jalan, irigasi, dan gudang, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

"Pasanya masih banyak kawasan pertanian yang belum memadai dan ini berdampak pada hasil panen petani," pungakas legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Jombang - Mojokerto. (mus/vga)

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya

Artikel Terkait

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Pengawasan Narkoba Diperkuat hingga Permukiman

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Pengawasan Narkoba Diperkuat hingga Permukiman

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyoroti pengungkapan 1.870 kasus narkoba dengan 2.382 tersangka sepanjang Juli hingga September 2026. Termasuk terakhir ditemukannya "kampung" Narkoba di jl Kunti Surabaya. 

DPRD Jatim Dorong Penguatan Pengawasan Pertambangan

DPRD Jatim Dorong Penguatan Pengawasan Pertambangan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendesak penertiban pertambangan bermasalah dilakukan secara menyeluruh dan tanpa tebang pilih. 

Fraksi Partai Demokrat Jatim Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Wujudkan Pesan AHY

Fraksi Partai Demokrat Jatim Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Wujudkan Pesan AHY

Memasuki usia seperempat abad, Partai Demokrat membawa semangat baru untuk terus memperkuat pengabdian kepada rakyat dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer