alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, June 29, 2022

Stok Darah Semua Golongan di PMI Surabaya Kosong

SURABAYA – Stok darah di PMI Surabaya hingga kini masih kosong. Bukan hanya golongan tertentu, akan tetapi semua jenis golongan darah.

Kepala Bagian Humas dan Pelayanan PMI Surabaya dr. Adi Martono mengatakan, hal itu terjadi karena belum bisa seluruhnya terpenuhi dengan baik. Terlebih pada saat awal puasa Ramadan, stok darah terus menurun.

“Persediaan darah untuk semua jenis golongan kosong. Tentunya kondisi ini berpengaruh pada layanan permintaan darah,” kata dr. Martono.

Saat puasa Ramadan, Martono melanjutkan, memang terjadi penurunan jumlah pendonor darah. Hal tersebut tentu saja berpengaruh pada stok darah yang akhirnya membuat layanan permintaan darah juga tidak terpenuhi.

Pendonor darah cenderung berkurang saat memasuki Ramadan, karena itu pihak PMI Surabaya selalu berusaha memenuhi stok persediaan darah jauh hari sebelum Ramadan. Hal itu dilakukan mengingat kebutuhan darah yang juga tidak bisa diabaikan.

Hingga berita ini ditulis, stok darah untuk semua jenis dan golongan di PMI Surabaya terpantau masih kosong dan belum terjadi penambahan secara signifikan. Pihaknya menjelaskan, upaya sudah dilakukan, di antaranya membuka kembali layanan donor darah di Taman Bungkul sebagai bagian dari strategi jemput bola di saat puasa Ramadan.

Sedangkan layanan di UDD PMI Surabaya tetap dibuka selama Ramadan. “Kami berupaya dengan jemput bola. Harapan kami akan ada penambahan stok darah. Layanan di UDD PMI Surabaya juga tetap kami buka. Masyarakat atau pendonor darah tetap kami harapkan segera mendonorkan darahnya,” pungkasnya. (gin/nur)

SURABAYA – Stok darah di PMI Surabaya hingga kini masih kosong. Bukan hanya golongan tertentu, akan tetapi semua jenis golongan darah.

Kepala Bagian Humas dan Pelayanan PMI Surabaya dr. Adi Martono mengatakan, hal itu terjadi karena belum bisa seluruhnya terpenuhi dengan baik. Terlebih pada saat awal puasa Ramadan, stok darah terus menurun.

“Persediaan darah untuk semua jenis golongan kosong. Tentunya kondisi ini berpengaruh pada layanan permintaan darah,” kata dr. Martono.

Saat puasa Ramadan, Martono melanjutkan, memang terjadi penurunan jumlah pendonor darah. Hal tersebut tentu saja berpengaruh pada stok darah yang akhirnya membuat layanan permintaan darah juga tidak terpenuhi.

Pendonor darah cenderung berkurang saat memasuki Ramadan, karena itu pihak PMI Surabaya selalu berusaha memenuhi stok persediaan darah jauh hari sebelum Ramadan. Hal itu dilakukan mengingat kebutuhan darah yang juga tidak bisa diabaikan.

Hingga berita ini ditulis, stok darah untuk semua jenis dan golongan di PMI Surabaya terpantau masih kosong dan belum terjadi penambahan secara signifikan. Pihaknya menjelaskan, upaya sudah dilakukan, di antaranya membuka kembali layanan donor darah di Taman Bungkul sebagai bagian dari strategi jemput bola di saat puasa Ramadan.

Sedangkan layanan di UDD PMI Surabaya tetap dibuka selama Ramadan. “Kami berupaya dengan jemput bola. Harapan kami akan ada penambahan stok darah. Layanan di UDD PMI Surabaya juga tetap kami buka. Masyarakat atau pendonor darah tetap kami harapkan segera mendonorkan darahnya,” pungkasnya. (gin/nur)

Most Read

Berita Terbaru


/