Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Istri Banyak Utang, Donwori Ajukan Cerai

Suryanto • Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:11 WIB
Ilustrasi rumah tangga Donwori dan Karin. (AI/ABDUL ROZAK/RADAR SURABAYA)
Ilustrasi rumah tangga Donwori dan Karin. (AI/ABDUL ROZAK/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Setelah hampir dua dekade membina rumah tangga, pasangan Donwori, 42, dan Karin, 41, kini akan berpisah. Donwori resmi melayangkan gugatan cerai terhadap istrinya di Pengadilan Agama (PA) Surabaya, menyusul berbagai persoalan yang tak kunjung terselesaikan. 

Pasangan ini menikah pada Juni 2005 dan menetap di kawasan Karah, Surabaya. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak, salah satunya kini berusia 19 tahun.

Awalnya, kehidupan rumah tangga mereka berjalan harmonis. Meski sesekali diwarnai percekcokan, keduanya masih mampu menyelesaikannya secara dewasa. Namun, sejak April 2019, hubungan keduanya mulai retak.

Donwori mengungkap adanya perubahan perilaku pada Karin. Puncaknya terjadi saat ia mengetahui Karin memiliki utang puluhan juta rupiah kepada berbagai pihak, mulai dari rentenir hingga bank keliling, tanpa sepengetahuannya.

“Saya yang harus melunasi semua utangnya karena malu ditagih orang ke rumah,” ujar Donwori.

Tak hanya itu, Donwori pernah membelikan laptop untuk anaknya sebagai sarana belajar, namun tanpa sepengetahuannya, Karin menjual laptop tersebut. Pada tahun 2023, Karin kembali mengulang tindakan serupa: berutang kepada rentenir secara diam-diam.

Puncak keretakan rumah tangga terjadi pada Juli 2024. Donwori mengaku mengetahui bahwa istrinya menjalin hubungan terlarang dengan pria lain yang masih berstatus suami orang. Karin bahkan mengakui sering pergi berdua dengan pria tersebut, yang membuat Donwori semakin terluka.

Karin juga diduga menyalahgunakan uang rumah tangga, termasuk menunggak pembayaran SPP anak selama lima bulan dan tidak menyediakan makanan untuk anak-anak. Donwori bahkan harus turun tangan sendiri, dibantu ibu mertuanya, demi memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.

Tak berhenti di situ, Karin juga kerap melontarkan kata-kata kasar, bahkan kepada anak-anak mereka. Ia beberapa kali meminta cerai, namun saat itu Donwori masih berusaha mempertahankan pernikahan mereka.

Situasi memuncak pada September 2024 saat Karin memilih pergi dari rumah. Setelah berbagai peristiwa menyakitkan dan pertengkaran yang terus berulang, Donwori akhirnya memutuskan menggugat cerai Karin di Pengadilan Agama Surabaya. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#cerai #utang #Rumah Tangga #Donwori #Karin