RADAR SURABAYA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan debut impresif pada ajang Moto3 World Championship 2026.
Tampil pada seri pembuka di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, Minggu (1/3), Veda berhasil finis di posisi kelima (P5) dan mengamankan 11 poin penting.
Hasil tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi pembalap berusia 17 tahun itu, mengingat ini merupakan balapan pertamanya di level Kejuaraan Dunia Moto3.
Veda menunjukkan performa kompetitif sejak sesi kualifikasi. Ia sukses menembus Kualifikasi 2 (Q2) dan mengamankan posisi start kelima.
Saat balapan berlangsung, Veda bahkan sempat bersaing dalam perebutan podium ketiga sebelum akhirnya menyentuh garis finis di posisi kelima.
“Terima kasih banyak kepada semua yang sudah mendukung saya di balapan Thailand ini. Tentunya ini hasil yang sangat bagus karena pada balapan pertama di Moto3 saya bisa finis lima besar,” ujar Veda dalam wawancara usai balapan.
Finis P5 dalam debut Moto3 menjadi sinyal kuat bahwa Veda mampu bersaing di level tertinggi balap motor kelas ringan tersebut.
Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3
Meski tampil gemilang, Veda mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga, terutama soal manajemen balapan dan pengelolaan ban selama 19 lap.
Menurutnya, karakter balapan di Moto3 jauh berbeda dibandingkan saat ia menjuarai Asia Talent Cup 2023 dan menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup musim lalu.
“Balapan ini sangat berarti bagi saya karena saya belajar bagaimana mengatur jalannya balapan. Saya juga sempat kesulitan dalam mengelola ban, tetapi saya terus mencoba memberikan yang terbaik hingga akhirnya bisa finis kelima,” ujarnya.
Pengalaman tersebut dinilai akan menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Klasemen Sementara dan Tantangan GP Brasil
Tambahan 11 poin dari Thailand menempatkan Veda di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026. Hasil ini membuat peluangnya terbuka lebar untuk terus bersaing di papan atas.
Seri kedua akan berlangsung pada 20–22 Maret di Autódromo Internacional de Goiânia, Brasil. Sirkuit tersebut menjadi tantangan baru karena belum pernah digunakan mayoritas pembalap Moto3 musim ini.
Veda optimistis bisa tampil lebih baik dengan bekal pengalaman dari seri pembuka.
“GP Brasil adalah sirkuit baru bagi semua pembalap. Menurut saya, siapa yang paling cepat beradaptasi, dia yang akan tampil bagus. Saya akan menggunakan pengalaman dari Thailand untuk tampil lebih maksimal,” kata Veda.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan