Bulgaria hingga St Kitts and Nevis Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Rahmat Adhy Kurniawan• Selasa, 20 Januari 2026 | 06:19 WIB
John Herdman dan Erick Thohir
Erick Thohir Nilai FIFA Series 2026 Jadi Ujian Mental dan Kualitas Timnas Indonesia
RADAR SURABAYA — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai keikutsertaan Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 sebagai momentum penting untuk menguji mental, kualitas teknis,
serta kesiapan skuad Garuda menghadapi persaingan sepak bola internasional dengan karakter permainan yang beragam.
Erick menegaskan, ajang FIFA Series bukan sekadar laga uji coba biasa, melainkan kesempatan langka karena mempertemukan Timnas Indonesia dengan tim-tim dari berbagai konfederasi dunia dalam kalender resmi FIFA.
“Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim.
Para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ujar Erick Thohir, dikutip dari laman resmi PSSI.
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026
FIFA Series 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23–31 Maret mendatang. Dalam ajang ini, FIFA menunjuk sembilan negara sebagai tuan rumah, termasuk Indonesia.
Delapan negara lainnya adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah dinilai sebagai bentuk kepercayaan FIFA terhadap perkembangan sepak bola nasional, sekaligus
peluang strategis bagi PSSI untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur dan manajemen pertandingan bertaraf internasional.
Satu Grup dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts and Nevis
Berdasarkan rilis resmi FIFA, Timnas Indonesia tergabung dalam satu grup bersama Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta St Kitts and Nevis.
Komposisi grup ini mempertemukan skuad Garuda dengan tim-tim yang memiliki latar belakang dan gaya bermain yang berbeda.
Bulgaria mewakili karakter sepak bola Eropa dengan permainan fisik dan disiplin taktik. Sementara Kepulauan Solomon dikenal dengan tempo cepat khas Oseania.
Adapun St Kitts and Nevis membawa gaya khas Amerika Tengah dan Karibia yang mengandalkan kekuatan serta kecepatan.
“FIFA mengonfirmasi daftar lengkap tuan rumah dan komposisi grup FIFA Series 2026. Ini menjadi pencapaian penting untuk melanjutkan
ekspansi dan inisiatif pengembangan sepak bola putra dan putri di level tim nasional,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya.
Diikuti 48 Negara, Dibagi ke 12 Grup
FIFA Series 2026 akan diikuti total 48 negara yang dibagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim.
Seluruh pertandingan akan masuk dalam kalender FIFA Matchday sehingga memiliki dampak langsung terhadap peringkat FIFA setiap negara peserta.
Meski daftar peserta dan grup telah diumumkan, FIFA hingga kini belum merilis jadwal resmi pertandingan. Pengumuman jadwal dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Penting bagi Peringkat FIFA dan Evaluasi Pelatih Baru
Bagi Timnas Indonesia, FIFA Series 2026 memiliki arti strategis. Selain berpeluang meningkatkan peringkat dunia, ajang ini juga
menjadi tolok ukur awal bagi pelatih anyar John Herdman dalam menilai kualitas pemain, kedalaman skuad, serta efektivitas taktik yang diterapkan.
Laga-laga melawan tim lintas benua diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai level permainan Timnas Indonesia saat ini, sekaligus menjadi bahan evaluasi menuju agenda kompetitif berikutnya.
Dengan status sebagai tuan rumah dan dukungan penuh suporter, Timnas Indonesia diharapkan mampu memaksimalkan FIFA Series 2026 sebagai pijakan untuk naik kelas di panggung sepak bola internasional.