RADAR SURABAYA– Cristian Romero kembali menjadi sorotan setelah menerima kartu merah dalam kekalahan Tottenham Hotspur dari Liverpool pada lanjutan Premier League, Minggu dini hari WIB.
Insiden tersebut membuat Spurs harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain dan kian terpuruk di papan tengah klasemen.
Bek asal Argentina itu diusir wasit John Brooks usai menerima kartu kuning kedua akibat meluapkan emosi kepada Ibrahima Konate.
Kartu merah Romero terjadi tidak lama setelah rekan setimnya, Xavi Simons, lebih dulu diusir akibat tekel ceroboh terhadap Virgil van Dijk.
Saat insiden tersebut terjadi, Tottenham tengah tertinggal 0-2. Romero sebelumnya telah menerima kartu kuning pertama karena memprotes keputusan wasit terkait dugaan pelanggaran Hugo Ekitike dalam proses gol kedua Liverpool.
Meski bermain dengan sembilan orang, Tottenham sempat memberikan perlawanan. Richarlison mencetak gol pada menit-menit akhir dan membuka harapan kebangkitan.
Namun, tekanan beruntun yang dilancarkan pasukan Thomas Frank gagal membuahkan gol penyeimbang hingga laga usai.
Posisi Tottenham Kian Mengkhawatirkan
Kekalahan ini membuat Tottenham Hotspur kini tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Inggris.
Spurs hanya mampu meraih satu kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir, sebuah catatan yang memperbesar tekanan terhadap pelatih anyar mereka, Thomas Frank.
Meski demikian, perhatian publik justru lebih banyak tertuju pada sikap dan pengambilan keputusan Cristian Romero.
Sebagai kapten tim, tindakan bek berusia 26 tahun itu dinilai merugikan rekan-rekannya di momen krusial.
Kritik keras pun membanjiri media sosial. Sejumlah suporter mempertanyakan kelayakan Romero menyandang ban kapten, menyusul rentetan kartu dan kontroversi yang melibatkannya sepanjang musim.
Redknapp dan Neville Kecam Aksi Romero
Mantan gelandang Tottenham, Jamie Redknapp, mengakui bahwa Romero memang dilanggar dalam proses terjadinya gol kedua Liverpool. Namun, ia menegaskan bahwa reaksi sang bek sama sekali tidak dapat dibenarkan.
“Apa yang dilakukan Romero sangat konyol. Dia terlibat masalah tepat di depan wasit dan menendang lawan. Itu tindakan bodoh.
Jika anak berusia empat tahun melakukan hal tersebut, saya akan langsung menegurnya,” ujar Redknapp.
Komentator Sky Sports, Gary Neville, juga melontarkan kritik tajam. Menurutnya, Romero telah merugikan tim di saat Tottenham masih memiliki peluang untuk bangkit.
“Dia sudah mengantongi kartu kuning, timnya sedang berusaha kembali ke pertandingan, lalu dia melakukan hal seperti itu. Itu kegilaan dan membuat wasit tidak punya pilihan lain,” kata Neville.
Neville menambahkan, tayangan ulang memperlihatkan dengan jelas adanya tendangan kecil yang dilakukan Romero tepat di depan wasit. “Itu murni tindakan tidak disiplin,” ujarnya.
Absen Lawan Crystal Palace
Akibat kartu merah tersebut, Cristian Romero dipastikan absen pada laga Tottenham Hotspur berikutnya melawan Crystal Palace.
Selain itu, bek tim nasional Argentina itu kini hanya terpaut dua kartu kuning dari sanksi tambahan berupa larangan bermain selama dua pertandingan.
Situasi ini semakin menambah pekerjaan rumah bagi Thomas Frank yang tengah berusaha mengangkat performa Tottenham di tengah ketatnya persaingan Premier League.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan