Bayern tidak memenangkan satu pun trofi domestik musim ini setelah 11 tahun berjaya sebagai juara Bundesliga diakhiri oleh Bayer Leverkusen.
Dan performa buruk mereka menyebabkan bos klub memutuskan mereka akan berpisah dengan Thomas Tuchel di akhir musim.
Ketika menerima pertanyaan setelah kemenangan hari Rabu di Allianz Arena apakah dia merasakan kepuasan mengingat bagaimana musimnya berjalan bersama Bayern, Tuchel berkata: "Tapi dari mana datangnya kritik itu. Dari Anda, media, dan sekarang Anda bertanya kepada saya apakah saya merasakan kepuasan." ?"
Saya sudah memberikan semuanya dari hari pertama dan akan memberikan semuanya hingga hari terakhir,” ujarnya seperti dikutip ESPN.
Tim Bavaria menang berkat sundulan Joshua Kimmich pada menit ke-63 yang memberi mereka kemenangan agregat 3-2 dalam dua leg, dengan presiden Bayern Herbert Hainer memuji kepelatihan Tuchel sebagai 'mahakarya taktis'.
Hasil hari Kamis ini berarti Thomas Tuchel menjadi orang Jerman pertama yang memimpin klub dari tiga negara berbeda setidaknya ke semifinal kompetisi tersebut setelah ia memenangkan gelar bersama Chelsea pada tahun 2021 dan memimpin Paris Saint-Germain ke final pada tahun 2020.
"Semifinal adalah langkah besar. Empat besar, menyenangkan. Kegembiraan dan kelegaan luar biasa," kata Tuchel dalam konferensi pers.
"Ini adalah momen spesial. Kami mengalahkan salah satu klub papan atas Liga Inggris. Kami harus melihat apa dampak kemenangan ini bagi klub. Musim belum berakhir. Apalagi sekarang."
Mereka selanjutnya akan menghadapi Real Madrid di empat besar setelah tim Spanyol itu menyingkirkan juara tahun lalu Manchester City melalui adu penalti.
Tuchel kini bisa pergi dengan gembira karena Bayern masih bersaing memperebutkan trofi klub kontinental terbesar yang telah mereka menangkan enam kali sebelumnya.
“Kami sangat bangga bisa mencapai semifinal dan sekarang kita lihat dalam dua minggu apa yang akan terjadi,” ujarnya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan