Delapan koleksi busana yang dikenakan delapan model cilik tersebut merupakan rancangan dari desainer fashion Juliana Chandra Budiman. Busana yang tampak kental dengan seni tersebut merupakan busana muslim yang sengaja dirancang agar dapat dikenakan siapa saja.
Busana tersebut merupakan terobosan dari busana muslim yang ada sebelumnya yang lebih banyak dikenakan sekali. Sehingga, Juliana marancang busana dengan konsep ready to wear. Busana tersebut bisa dipakai dalam aktivitas apapun dan dimana pun bagi anak-anak.
"Nah, busana itu misalnya, bisa dipakai dengan kaos atau dipadupadankan dengan yang lainnya juga bisa. Meski termasuk busana ready to wear, tetapi busana tersebut rata-rata three piece. Jadi terdiri dari tiga bagian," ujar Juliana.
Sementara untuk potongan busana, Juliana menyesuaikan dengan karakter dan ukuran badan. Jika pemakaian ada yang terlihat kalem maka diberi dress dengan tetap menonjolkan streetwear dan funky. Jika ada yang sedikit gemuk, maka busana akan lebih besar agar tak terlalu ketat.
Uniknya, busana itu terdiri dari enam bahan. Ada kain katun kotak-kotak, jaring, jeans, hingga kulit. Tak hanya itu, ada sentuhan piercing, sehingga tampilan koleksi busana terlihat seperti glam rock versi anak-anak dengan gaya colorful. Sebab busana itu bagian dari kids art mission project.
"Karena kami sejak awal memang sengaja mengusung konsep fashion untuk anak yang nyeni namun tetap nyaman dan tetap layaknya anak-anak. Misalnya dari permainan warna, bahan dan style saya gabungkan menjadi satu kesatuan," imbuh Juliana.
Juliana mengatakan, setiap busana yang didesain modelnya tak akan sama. Misalnya ada yang diberi sentuhan piercing spike seperti rantai. Agar menambah kesan yang unik dan fashionable, ada sentuhan topi pada setiap busana. Konsep itu membuat anak-anak tetap terlihat fun.
Di samping itu, pemilihan model yanh memeragakan busana tersebut rupanya tak sembarangan. Ada yang berwajah oriental, Arab, bule, Manado, hingga Jawa serta beberapa wajah karakter Indonesia. Juliana ingin menunjukkan bahwa muslim tersebut adalah universal dan bisa diterima siapa saja.
"Saya menggunakan model ini dari usia empat tahun hingga tujuh tahun. Busana ini memang terispirasi dari streetwear yang tak pernah mati. Jadi anak rocker itu enggak pernah mati. Jadi mereka rocker tapi yang cute atau lucu," jelasnya. (far/nur) Editor : Administrator