KEBOMAS - Maraknya transaksi belanja melalui internet mendorong pertumbuhan kartu kredit. Ini tentunya menguntungkan perbankan karena, penyaluran kredit sedang stagnan.
Manager Pemimpin Bidang Pelayanan Nasabah Bank BNI Gresik, Muhari mengatakan, dalam jangka panjang transaksi kartu kredit dari bisnis online masih tumbuh kencang. Untuk menangkap momen tersebut, korporasinya telah merancang strategi guna menggenjot transaksi kartu kredit.
“Saat ini kontribusi transaksi kartu kredit dari segmen travel dan dagang online cukup prospektif. Ini didasari perpindahan masyarakat berbelanja dan melalukan pemesanan perjalanan via online,” ujarnya,
Meski tidak bisa menyebutkan angka pasti, namun transaksi dagang dan travel online ini cukup tinggi. Pihaknya melakukan acara pameran seperti travel fair dan acara pameran dagang online. “Selain itu kami juga bekerjasama dengan banyak merchant di Gresik untuk mengarahkan pembayarannya ke kartu kredit,” terang Muhari.
Asisten Manager Pemasaran Dana Bank BRI Kantor Cabang Gresik, Nanang Bagus Setiawan mengatakan hal senada. Menurutnya selama ini sektor travel dan belanja online menyumbang 10 persen dari total transaksi kartu kredit.
“Perilaku masyarakat yang tidak mau repot memang mendorong kebiasaan untuk berbelanja secara online. Hal ini membuat permintaan kartu kredit ditempat kami mengalami peningkatan," kata Hari.
Pimpinan bank BUMN ini mengungkapkan, untuk menggenjot performa kartu kredit, pihaknya membuka peluang kerjasama Co-Branding. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan rata-rata penerbitan kartu mencapai ratusan keping per bulan. (fir/ris)
Editor : Administrator