RADAR SURABAYA - Ketenangan di Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, mendadak berubah gempar pada Sabtu (31/1) sore. Suasana belajar kelompok anak-anak sekolah di sebuah rumah menjadi mencekam ketika seorang pemuda setempat yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) datang dengan menenteng senjata tajam dan membuat warga panik.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika pelapor, Ibu Auliyah, sedang mendampingi kegiatan belajar anak-anak.
Tiba-tiba, pelaku muncul dengan membawa senjata tajam dan melakukan tindakan tidak wajar yang dinilai mengancam keselamatan.
Merasa terjebak dan terancam, Auliyah segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Pos Dukun untuk meminta pertolongan darurat.
“Pelaku dilaporkan melakukan tindakan yang membahayakan orang-orang di sekitar. Karena merasa terancam dan tidak berani keluar rumah, warga segera meminta bantuan petugas,” ujar Perwira Piket Damkarla Pos Dukun, A. Fathoni, Minggu (1/2).
Tim Damkarla yang menerima laporan pukul 15.37 WIB langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kurang dari 30 menit.
Di tempat kejadian, petugas Damkarla bersinergi dengan anggota Polsek Bungah yang sudah bersiaga.
“Pasukan kami langsung menuju lokasi untuk membantu pengamanan. Saat tiba, terduga pelaku sudah berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian setempat,” jelas Fathoni.
Setelah situasi terkendali, petugas mendampingi proses pemulangan pemuda tersebut ke rumah orang tuanya untuk penanganan lebih lanjut. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. (yud)
Editor : Nurista Purnamasari