
RADAR SURABAYA - Insiden kebakaran melanda sebuah penggilingan padi milik warga di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, pada Sabtu (14/3) sore.
Api diduga berasal dari percikan saat proses pengeringan pelet yang kemudian menyambar tumpukan padi di gudang penyimpanan. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar, namun beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran pertama kali terdeteksi pukul 17.52 WIB oleh seorang warga bernama Sayyid, yang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Pos Menganti.
Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras, Kapolri Terima Perintah Presiden Usut Tuntas dan Buka Posko Pengaduan
Tim pemadam bergerak cepat dari pos pada pukul 17.54 WIB dan tiba di lokasi pukul 18.36 WIB.
Objek yang terbakar diketahui merupakan aset milik Saji, warga setempat. Menurut Perwira Piket Damkar Gresik, Rizal S. Nugroho, api muncul saat oven pelet sedang beroperasi.
“Diduga karena kualitas pelet yang kurang baik, muncul percikan api yang kemudian memicu kebakaran dan menjalar ke tumpukan padi di dalam gudang penyimpanan,” jelas Rizal.
Setibanya di lokasi, empat personel Damkar dari Pos Menganti langsung melakukan prosedur size up dengan menggunakan alat pelindung diri lengkap. Fokus utama pemadaman adalah melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman warga.
“Tim kemudian melakukan pemadaman di area penggilingan padi hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api padam, petugas melakukan proses pembasahan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api atau bara tersembunyi,” tambah Rizal.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 19.28 WIB. Petugas kemudian melakukan pendataan akhir sebelum kembali ke pos untuk bersiaga.
Penanganan melibatkan dua unit kendaraan pemadam: satu mobil semprot dan satu unit water supply.



