Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gagal Nyolong Motor di Kos Gresik, Satu Pelaku Curanmor Tewas Dimassa

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
Pelaku curanmor tewas dimassa didekat kos-kosan di Jalan Raya Kartini, Kecmatan Kebomas, Gresik.
Pelaku curanmor tewas dimassa didekat kos-kosan di Jalan Raya Kartini, Kecmatan Kebomas, Gresik.

RADAR SURABAYA - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selalu meresahkan, bahkan kerap membuat warga geram. Tak jarang, warga akhirnya main hakim sendiri saat mendapati pelaku curanmor.


Advertisement

Seperti yang terjadi di rumah kos di Jalan Raya Kartini, Kecamatan Kebomas, Selasa (20/1) dini hari.
Dua pelaku curanmor berusaha mencuri motor penghuni kos dan berhasil digagalkan oleh warga,

Tak hanya itu, saat mencoba membawa kabur motor curian, warga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan dihakimi warga yang membuat satu pelaku tewas di lokasi dan seorang lainnya menderita luka parah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di area Kos Kuning (Timur Toko Sarikat). Awalnya, seorang warga mencurigai dua pria keluar dari gang buntu.

Advertisement

Salah satu pelaku terlihat mendorong sepeda motor Yamaha bernopol S 5671 ACA, sementara rekannya berjalan di belakang.

Saat ditegur, salah satu pelaku justru mengambil sesuatu dari dalam tasnya, sementara rekannya mencoba melarikan diri. Teriakan saksi memicu warga sekitar datang dan langsung mengepung kedua pelaku.

Warga yang geram sempat melakukan aksi main hakim sendiri sebelum polisi tiba di lokasi. Akibatnya, Herman, 42, warga Probolinggo, meninggal dunia di tempat. Rekannya, Santoso, 40, asal Lamongan, mengalami luka babak belur dan segera dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.

Advertisement

Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar dan saat ini kasus ditangani pihak Polres Gresik,” ujarnya singkat, Selasa (20/1).

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya sepeda motor milik penghuni kos yang sempat berpindah tempat, dua unit ponsel, empat mata anak kunci T, satu kunci T, tiga kunci duplikat lengkap dengan magnet, serta sebuah tas ransel hitam berisi peralatan mencuri.

Kasus curanmor yang berujung tragis ini kini dilimpahkan ke Polres Gresik untuk penyelidikan lebih lanjut. (yud)

Advertisement
Editor : Nurista Purnamasari
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Tangkap Komplotan Curanmor Beraksi di 20 TKP Surabaya Raya, Bawa Pistol Dompis hingga Jimat

Tangkap Komplotan Curanmor Beraksi di 20 TKP Surabaya Raya, Bawa Pistol Dompis hingga Jimat

Komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di 20 tempat kejadian perkara (TKP) berhasil diringkus.

Tak Hanya Pelaku Curanmor, Ini Target Satreskrim Polrestabes Surabaya

Tak Hanya Pelaku Curanmor, Ini Target Satreskrim Polrestabes Surabaya

Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus bertumbuh meski sudah banyak yang ditangkap. Satreskrim Polrestabes Surabaya sebelumnya sudah mengungkap 112 kasus curanmor di wilayah Surabaya.

Viral Sejoli Curi Motor di Jalan Tembok Lor Surabaya, Polisi Selidiki Pelaku

Viral Sejoli Curi Motor di Jalan Tembok Lor Surabaya, Polisi Selidiki Pelaku

Viral di media sosial (medsos) sejoli mencuri motor Honda Scoopy warna merah di salah satu rumah warga Jalan Tembok Lor I, Bubutan Kota Surabaya, Jumat (30/10) pukul 04.43.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer