Jakarta - Penceramah kondang Ustadz Das’ad Latif mengungkapkan bahwa salah satu rekening miliknya di bank milik pemerintah diblokir oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Das’ad menjelaskan, rekening tersebut dibekukan karena dianggap tidak aktif selama tiga bulan terakhir. Ia baru mengetahui pemblokiran itu saat hendak menarik dana untuk pembangunan masjid.
"Saya kecewa, sebab ajakan menabung justru dibalas dengan diblokir," ujarnya, Jumat (8/8).
Kabar ini menuai tanggapan luas di media sosial. Sejumlah warganet menyampaikan dukungan dan mendesak pihak berwenang mengusut kasus tersebut.
Akun @eepulll___ menulis singkat, "Usut tuntas!".
sementara @michaelgeorgemaringka berterima kasih kepada Ustadz Das’ad karena dinilai mewakili aspirasi masyarakat.
Akun @hermandipagi69 mendoakan agar kejadian serupa tidak terulang, menilai kasus ini "tidak bisa ditoleransi lagi".
Sementara @dharmawan25_ mempertanyakan apakah pemblokiran ini terkait program atau sistem "Danantara".
Dukungan warganet dinilai mencerminkan tingginya perhatian publik terhadap kebijakan pemblokiran rekening, terutama yang berdampak pada kegiatan sosial seperti pembangunan rumah ibadah. (dta/gab/fir)
Editor : M Firman Syah