
RADAR SURABAYA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menggelar BSI International Expo 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada 23–25 Oktober 2026.
Pameran yang didukung Danantara Indonesia tersebut melibatkan lebih dari 400 UMKM dan tenant lokal dengan target 65 ribu pengunjung serta potensi transaksi mencapai Rp 5 triliun.
Mengusung kampanye Buy Local Go Global, pameran ini menjadi upaya BSI memperkuat daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar hingga tingkat internasional.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, penguatan pasar domestik menjadi langkah penting sebelum produk Indonesia bersaing di pasar global.
Menurut dia, meningkatnya minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap merek lokal merupakan peluang yang perlu dimanfaatkan pelaku UMKM.
“Kami optimistis bahwa untuk menuju panggung global dibutuhkan komitmen bersama untuk bangga terhadap produk lokal dan menjadi local champion,” ujar Anggoro saat pembukaan BSI International Expo 2026, Jumat (23/10).
Dia menilai, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam industri halal dunia.
Populasi muslim sekitar 253 juta jiwa atau 87,14 persen dari total penduduk menjadi salah satu kekuatan pasar domestik yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan usaha lokal.
Potensi tersebut juga ditopang pasar ekonomi halal global yang terus berkembang. Laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026 mencatat belanja konsumen muslim pada enam sektor ekonomi halal mencapai USD 2,60 triliun pada 2024. Nilainya diproyeksikan meningkat menjadi USD 3,56 triliun pada 2029.
Perluas Akses Pasar UMKM
BSI International Expo 2026 menghadirkan berbagai produk dan layanan, mulai dari fesyen, perlengkapan olahraga, kosmetik, makanan dan minuman, perjalanan halal, properti, pembiayaan kendaraan, mobil listrik, hingga emas dan perhiasan.



