25 C
Surabaya
Thursday, December 8, 2022

Gaya Hidup Dorong Peningkatan Penjualan Elektronik Berbasis Smart Technology

SURABAYA – Perubahan gaya hidup masyarakat terutama di perkotaan, membuat kebutuhan barang-barang rumah tangga yang berbasis tekonologi juga semakin meningkat. Sehingga pasar elektronik yang berteknologi smart juga ikut meningkat.

Menurut Albertus Sapta, Branch Manager Surabaya, Modena Indonesia, saat ini trend kebutuhan alat eletronik dengan smart teknologi semakin meningkat. Hal ini selain untuk menyesuaikan perubahan gaya hidup masyarakat juga karena kesibukan.

“Trendnya terus meningkat terutama dari pasangan muda atau milenial. Mereka inginnya semua peralatan rumah tangga yang serba smart,” kata Albertus Sapta, Sabtu (24/9).

Dia menjelaskan, untuk menyesuaikan kondisi market yang terus bergerak kearah smart technologi, Modena Indonesia juga terus melakukan inovasi. Berbagai produknya kini juga sudah bisa dikontrol melalui jarak jauh lewat smart phone.

Dia memberikan contoh produk water heater. Sebelumnya semua produk water heater masih konvensional cara kerjanya. Namun seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI), saat ini sudah dikembangkan smart water heater.

Sehingga pengguna bisa melakukan control terhadap produk water heater secara langsung dan jarak jauh sekaligus melalui smart phonenya. Beberapa fitur yang sudah ditanamkan diantaranya, mengatur atau setting suhu, waktu dan wattnya dari HP. Demikian juga produk lainnya termasuk air purifier.

“Memang kontribusi terhadap total penjualan kami produk smart teknologi atau ioty ini belum besar. Mungkin masih sekitar 5 persen saja. Namun peningkatannya sangat signifikan. Tahun ini penjualan produk ioty ini bsia naik 100-200 persen dari tahun lalu,” tambahnya.

Selain itu, produk elektronik lain yang tahun ini juga melejit pertumb8uhannya adalah kompor listrik dan induksi. Hal ini seiring dengan semakin gencarnya mendorong masyarakat untuk beralih dari kompor gas ke kompor listrik karena harga elpiji semakin mahal.

Akibat demand kompor listrik dan induksi juga terus melejit. Tahun ini kenaikannya juga diperkirakan mencapai 100 persen dari tahun lalu. Atau bahkan lebih besar lagi. Pihaknya menyediakan banyak pilihan sesuai kebutuhan konsumen. Mulai yang portable hingga kompor tanam.

“Harganya juga bervariatif. Tergantung tipe dan jenisnya. Mulai Rp 1,5 jutaan sudah dapat kompor listrik,” tambahnya.

Dia yakin dengan trend yang baik tersebut tahun ini pasar elektronik ada peningkatan antara 20-30 persen dari tahun lalu. Sebab itu, pihaknya juga gencar melakukan pameran di mall. Tahun ini sudah dua kali dilakukan. Tujuannya untuk menjemput konsumen yang lagi jalan-jalan atau berbelanja di mall untuk membeli berbagai peralatan elektronik yang dipasarkan.

Dia mengaku kegiatan seperi berimbas positif pada penjualan produk Modena secara umum. Dibanding dengan penjualan biasanya, saat pameran penujualannya bisa naik 10-20 persen. Sebab itu, pihaknya banyak memberikan penawaran menarik seperti cashback Rp 1 juta dan hadiah langsung lainnya.

“Pameran ini juga bertujuan agar konsumen semakin dekat dengan produk kami. Mereka sambil berbelanja, atau menonton, atau sekedar jalan-jalan, bisa datang kesini dan meliaht-lihat dulu. Kalau tertarik dengan promo kami bisa langsung beli,” tandas Albertus Sapta. (fix/jay)

SURABAYA – Perubahan gaya hidup masyarakat terutama di perkotaan, membuat kebutuhan barang-barang rumah tangga yang berbasis tekonologi juga semakin meningkat. Sehingga pasar elektronik yang berteknologi smart juga ikut meningkat.

Menurut Albertus Sapta, Branch Manager Surabaya, Modena Indonesia, saat ini trend kebutuhan alat eletronik dengan smart teknologi semakin meningkat. Hal ini selain untuk menyesuaikan perubahan gaya hidup masyarakat juga karena kesibukan.

“Trendnya terus meningkat terutama dari pasangan muda atau milenial. Mereka inginnya semua peralatan rumah tangga yang serba smart,” kata Albertus Sapta, Sabtu (24/9).

Dia menjelaskan, untuk menyesuaikan kondisi market yang terus bergerak kearah smart technologi, Modena Indonesia juga terus melakukan inovasi. Berbagai produknya kini juga sudah bisa dikontrol melalui jarak jauh lewat smart phone.

Dia memberikan contoh produk water heater. Sebelumnya semua produk water heater masih konvensional cara kerjanya. Namun seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI), saat ini sudah dikembangkan smart water heater.

Sehingga pengguna bisa melakukan control terhadap produk water heater secara langsung dan jarak jauh sekaligus melalui smart phonenya. Beberapa fitur yang sudah ditanamkan diantaranya, mengatur atau setting suhu, waktu dan wattnya dari HP. Demikian juga produk lainnya termasuk air purifier.

“Memang kontribusi terhadap total penjualan kami produk smart teknologi atau ioty ini belum besar. Mungkin masih sekitar 5 persen saja. Namun peningkatannya sangat signifikan. Tahun ini penjualan produk ioty ini bsia naik 100-200 persen dari tahun lalu,” tambahnya.

Selain itu, produk elektronik lain yang tahun ini juga melejit pertumb8uhannya adalah kompor listrik dan induksi. Hal ini seiring dengan semakin gencarnya mendorong masyarakat untuk beralih dari kompor gas ke kompor listrik karena harga elpiji semakin mahal.

Akibat demand kompor listrik dan induksi juga terus melejit. Tahun ini kenaikannya juga diperkirakan mencapai 100 persen dari tahun lalu. Atau bahkan lebih besar lagi. Pihaknya menyediakan banyak pilihan sesuai kebutuhan konsumen. Mulai yang portable hingga kompor tanam.

“Harganya juga bervariatif. Tergantung tipe dan jenisnya. Mulai Rp 1,5 jutaan sudah dapat kompor listrik,” tambahnya.

Dia yakin dengan trend yang baik tersebut tahun ini pasar elektronik ada peningkatan antara 20-30 persen dari tahun lalu. Sebab itu, pihaknya juga gencar melakukan pameran di mall. Tahun ini sudah dua kali dilakukan. Tujuannya untuk menjemput konsumen yang lagi jalan-jalan atau berbelanja di mall untuk membeli berbagai peralatan elektronik yang dipasarkan.

Dia mengaku kegiatan seperi berimbas positif pada penjualan produk Modena secara umum. Dibanding dengan penjualan biasanya, saat pameran penujualannya bisa naik 10-20 persen. Sebab itu, pihaknya banyak memberikan penawaran menarik seperti cashback Rp 1 juta dan hadiah langsung lainnya.

“Pameran ini juga bertujuan agar konsumen semakin dekat dengan produk kami. Mereka sambil berbelanja, atau menonton, atau sekedar jalan-jalan, bisa datang kesini dan meliaht-lihat dulu. Kalau tertarik dengan promo kami bisa langsung beli,” tandas Albertus Sapta. (fix/jay)

Most Read

Berita Terbaru


/