alexametrics
25 C
Surabaya
Monday, September 26, 2022

Cetak Barista Profesional, Kopipressio Gelar ICE League Timur Surabaya

SURABAYA – Perkembangan kopi di Indonesia yang sangat kompleks dan menjamurnya coffee shop dengan segala kreativitas dalam mengolah membuat Kopipressio dipercaya untuk menggelar event Indonesia Coffee Event (ICE) League Timur Surabaya. Kompetisi yang sistem penilaiannya menggunakan standar internasional tersebut digelar pada 18-23 Oktober 2022 mendatang di Ciputra World Surabaya.

Bertujuan untuk melahirkan barista-barista profesional yang berbakat dan siap bersaing di pasar internasional, ICE League Timur Surabaya melibatkan audiens dari seluruh Indonesia. Selain itu juga untuk mempromosikan keunggulan-keunggulan sektor kopi Indonesia.

Kompetisi tingkat regional yang berada di bawah naungan Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI) ini baru pertama digelar dalam dua wilayah. Yaitu di Indonesia bagian barat dan timur. Sebelumnya, kompetisi hanya digelar terpusat di Jakarta.

“Kami berharap melalui ICE League Timur Surabaya dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku dan penikmat kopi. Khususnya dari wilayah Indonesia Timur agar mereka bisa membuat terobosan baru yang lebih membanggakan lagi,” ungkap Ketua Pelaksana ICE League Timur Surabaya, Ferisanta Ginting, di Moost Kopipressio Apartment Gunawangsa MERR Surabaya.

ICE League Timur Surabaya akan melombakan empat kategori. Di antaranya Indonesia Barista Championship (IBC), Indonesia Brewers Cup (IBrC), Indonesia Latte Art Championship (ILAC), dan Indonesia Cup Taster Championship (ICTC). Selain kompetisi, perhelatan ICE League Timur Surabaya juga akan dimeriahkan gelaran bazaar baik dari pelaku bisnis kopi maupun makanan dan minuman.

“Semoga menjadi inspirasi guna menciptakan inovasi bagi dunia perkopian di Indonesia yang lebih baik lagi. Juga kami mohon dukungan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar pemenang dapat difasilitasi karena mereka akan mewakili Indonesia ke ajang internasional,” tambah Ferisanta.

Sementara itu, SCA Authorize Specialty Trainer, Richard Tjaharyanto menyebut jika ICE League digelar untuk menaikkan standar kopi di Indonesia. “Dengan adanya perlombaan kopi ini membuat coffee shop dan para barista di Indonesia semangat karena ada tujuan yang ingin dicapai,” ucapnya.

Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) menjadi representasi organisasi kopi Indonesia yang bisa membawa pemenang ke kompetisi kelas dunia. SCAI sendiri berafiliasi dengan organisasi internasional Specialty Coffee Association (SCA). Di Indonesia, SCAI menaungi mulai pembinaan petani, pelaku ekspor impor, hingga menggelar beragam perlombaan.

Nantinya, pemenang ICE League akan langsung mendapat tempat di ICE regional, di mana 24 terbaik dari wilayah barat dan 24 terbaik dari wilayah timur akan beradu keahlian dalam meracik kopi. Sebanyak 24 skor tertinggi akan diundang untuk berlaga di ICE League dan satu pemenangnya akan mewakili Indonesia dalam ajang World Coffee Events.

“Indonesia sudah beberapa kali berhasil masuk juara. Tentu ini membawa nama baik negara. Makanya, kami berharap pemerintah bisa mendukung event ini termasuk pemenang ketika harus melangkah ke kompetisi internasional,” pungkas Richard. (rul/jay)

SURABAYA – Perkembangan kopi di Indonesia yang sangat kompleks dan menjamurnya coffee shop dengan segala kreativitas dalam mengolah membuat Kopipressio dipercaya untuk menggelar event Indonesia Coffee Event (ICE) League Timur Surabaya. Kompetisi yang sistem penilaiannya menggunakan standar internasional tersebut digelar pada 18-23 Oktober 2022 mendatang di Ciputra World Surabaya.

Bertujuan untuk melahirkan barista-barista profesional yang berbakat dan siap bersaing di pasar internasional, ICE League Timur Surabaya melibatkan audiens dari seluruh Indonesia. Selain itu juga untuk mempromosikan keunggulan-keunggulan sektor kopi Indonesia.

Kompetisi tingkat regional yang berada di bawah naungan Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI) ini baru pertama digelar dalam dua wilayah. Yaitu di Indonesia bagian barat dan timur. Sebelumnya, kompetisi hanya digelar terpusat di Jakarta.

“Kami berharap melalui ICE League Timur Surabaya dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku dan penikmat kopi. Khususnya dari wilayah Indonesia Timur agar mereka bisa membuat terobosan baru yang lebih membanggakan lagi,” ungkap Ketua Pelaksana ICE League Timur Surabaya, Ferisanta Ginting, di Moost Kopipressio Apartment Gunawangsa MERR Surabaya.

ICE League Timur Surabaya akan melombakan empat kategori. Di antaranya Indonesia Barista Championship (IBC), Indonesia Brewers Cup (IBrC), Indonesia Latte Art Championship (ILAC), dan Indonesia Cup Taster Championship (ICTC). Selain kompetisi, perhelatan ICE League Timur Surabaya juga akan dimeriahkan gelaran bazaar baik dari pelaku bisnis kopi maupun makanan dan minuman.

“Semoga menjadi inspirasi guna menciptakan inovasi bagi dunia perkopian di Indonesia yang lebih baik lagi. Juga kami mohon dukungan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar pemenang dapat difasilitasi karena mereka akan mewakili Indonesia ke ajang internasional,” tambah Ferisanta.

Sementara itu, SCA Authorize Specialty Trainer, Richard Tjaharyanto menyebut jika ICE League digelar untuk menaikkan standar kopi di Indonesia. “Dengan adanya perlombaan kopi ini membuat coffee shop dan para barista di Indonesia semangat karena ada tujuan yang ingin dicapai,” ucapnya.

Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) menjadi representasi organisasi kopi Indonesia yang bisa membawa pemenang ke kompetisi kelas dunia. SCAI sendiri berafiliasi dengan organisasi internasional Specialty Coffee Association (SCA). Di Indonesia, SCAI menaungi mulai pembinaan petani, pelaku ekspor impor, hingga menggelar beragam perlombaan.

Nantinya, pemenang ICE League akan langsung mendapat tempat di ICE regional, di mana 24 terbaik dari wilayah barat dan 24 terbaik dari wilayah timur akan beradu keahlian dalam meracik kopi. Sebanyak 24 skor tertinggi akan diundang untuk berlaga di ICE League dan satu pemenangnya akan mewakili Indonesia dalam ajang World Coffee Events.

“Indonesia sudah beberapa kali berhasil masuk juara. Tentu ini membawa nama baik negara. Makanya, kami berharap pemerintah bisa mendukung event ini termasuk pemenang ketika harus melangkah ke kompetisi internasional,” pungkas Richard. (rul/jay)

Most Read

Berita Terbaru


/