alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Bank Mandiri Lanjutkan Transformasi Layanan dan Transaksi Digital  

SURABAYA – Dalam era digital, seluruh bisnis juga harus mengikuti perkembangan. Sebab itu, Bank Mandiri secara aktif terus mengembangkan produk dan layanan perbankan dengan peran teknologi di depan untuk memudahkan kebutuhan nasabah dan masyarakat.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, dengan digitalisasi kinerja bank plat merah ini semakjin moncer. Hal ini terlihat dari kinerja hingga akhir Agustus 2021, Bank Mandiri berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) serta mampu menekan biaya dana dengan lebih efisien.

Per Agustus 2021, total DPK Bank Mandiri mencapai Rp 933,04 triliun, tumbuh 8,00 persen secara YoY dengan rasio CASA terhadap DPK sebesar 72,86 persen. Sedangkan Cost of Fund (CoF) berada di angka 1,67 persen atau menurun sebesar 110 bps secara year on year.

“Dari sisi kredit juga selaras dengan upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Sampai akhir Agustus 2021 total penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh 8,06 persen secara year on year (YoY),” kata Darmawan Junaidi, Selasa (19/10).

Dijelaskan, salah satu bukti keberhasilan digitalisasi pada Bank Mandiri ini tercermin pula dari meningkatnya jumlah pengguna Financial Super App Livin’ By Mandiri yang mencapai 8,2 juta di akhir Agustus 2021 meningkat sebesar 50 persen dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna, laju transaksi finansial nasabah Bank Mandiri melalui Livin’ by Mandiri juga melesat hingga 63 persen YoY menembus 607,5 juta transaksi dengan nilai transaksi menyentuh Rp 1.008 triliun per akhir Agustus 2021.

Selaras dengan tema HUT ke-23 “Mandiri Jadi Digital” perseroan telah mampu mendigitalisasi hampir seluruh layanan transaksi nasabah Bank Mandiri. Hasilnya, hingga kuartal III 2021 lebih dari 95 persen transaksi perbankan Bank Mandiri dapat dilakukan secara digital.

“Kecepatan dan keunggulan dalam mendigitalisasi layanan dan produk perbankan akan menjadi pembeda dalam persaingan ketat industri perbankan di masa mendatang,” katanya.

Bank Mandiri telah siap dan memiliki modal yang kuat untuk mengakselerasi pengembangan layanan perbankan digital bagi segmen nasabah ritel maupun wholesale, serta tumbuh menjadi pemimpin dalam customer experience.

Bank Mandiri juga memperbaharui Super App Livin’ by Mandiri. Fitur teranyarnya antara lain pembukaan rekening baru, verifikasi wajah, quick access, tarik tunai tanpa kartu, e-wallet linkage untuk top up dan update saldo e-money termasuk uang elektronik lainnya dengan satu klik hingga transfer dan bayar tagihan favorit di satu tempat.

“Livin’ by Mandiri telah betransformasi menjadi super app yang memanfaatkan pendekatan AI (Artificial Intelligence) untuk menciptakan sentuhan personal yang unik dan modern dalam akses layanan keuangan yang lengkap, termasuk ke biller dan produk perusahaan anak,” tanbah Darmawan.

Untuk memenuhi kebutuhan dan ekosistem nasabah segmen wholesale yang merupakan core-business eksisting, Bank Mandiri meluncurkan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri dengan layanan digital single access yang menjadi pusat aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi komunitas bisnis pelaku usaha di segmen wholesale berikut ekosistemnya dari hulu ke hilir.

Sampai dengan akhir Agustus 2021 (YTD) transaksi wholesale channel Bank Mandiri mencatatkan sebanyak 123 juta transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp. 6.449 triliun.

Sebagai Wholesale Super Digital Platform, Kopra by Mandiri akan mengintegrasikan seluruh kebutuhan transaksi wholesale ke dalam satu platform secara single sign on (SSO) dengan fitur Cash Management, Forex Transaction, Value Chain Financing, Trade Finance, Smart Account, serta Online Custody.

Hadir untuk memenuhi kebutuhan nasabah wholesale dan UKM, Kopra by Mandiri dilengkapi dalam 3 (tiga) varian layanan, yaitu Kopra Portal, Kopra Host to Host, dan Kopra Partnership yang menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah di segmen wholesale.

“Secara konsep, Financial Super App Livin’ dan Kopra by Mandiri sama-sama mengusung pendekatan comprehensive banking experience. Dengan aneka fitur yang akan mendekatkan Bank Mandiri ke dalam ekosistem digital serta memperkuat kolaborasi bersama Mandiri Group,” kata Darmawan Junaidi . (fix/jay)


SURABAYA – Dalam era digital, seluruh bisnis juga harus mengikuti perkembangan. Sebab itu, Bank Mandiri secara aktif terus mengembangkan produk dan layanan perbankan dengan peran teknologi di depan untuk memudahkan kebutuhan nasabah dan masyarakat.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, dengan digitalisasi kinerja bank plat merah ini semakjin moncer. Hal ini terlihat dari kinerja hingga akhir Agustus 2021, Bank Mandiri berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) serta mampu menekan biaya dana dengan lebih efisien.

Per Agustus 2021, total DPK Bank Mandiri mencapai Rp 933,04 triliun, tumbuh 8,00 persen secara YoY dengan rasio CASA terhadap DPK sebesar 72,86 persen. Sedangkan Cost of Fund (CoF) berada di angka 1,67 persen atau menurun sebesar 110 bps secara year on year.

“Dari sisi kredit juga selaras dengan upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Sampai akhir Agustus 2021 total penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh 8,06 persen secara year on year (YoY),” kata Darmawan Junaidi, Selasa (19/10).

Dijelaskan, salah satu bukti keberhasilan digitalisasi pada Bank Mandiri ini tercermin pula dari meningkatnya jumlah pengguna Financial Super App Livin’ By Mandiri yang mencapai 8,2 juta di akhir Agustus 2021 meningkat sebesar 50 persen dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna, laju transaksi finansial nasabah Bank Mandiri melalui Livin’ by Mandiri juga melesat hingga 63 persen YoY menembus 607,5 juta transaksi dengan nilai transaksi menyentuh Rp 1.008 triliun per akhir Agustus 2021.

Selaras dengan tema HUT ke-23 “Mandiri Jadi Digital” perseroan telah mampu mendigitalisasi hampir seluruh layanan transaksi nasabah Bank Mandiri. Hasilnya, hingga kuartal III 2021 lebih dari 95 persen transaksi perbankan Bank Mandiri dapat dilakukan secara digital.

“Kecepatan dan keunggulan dalam mendigitalisasi layanan dan produk perbankan akan menjadi pembeda dalam persaingan ketat industri perbankan di masa mendatang,” katanya.

Bank Mandiri telah siap dan memiliki modal yang kuat untuk mengakselerasi pengembangan layanan perbankan digital bagi segmen nasabah ritel maupun wholesale, serta tumbuh menjadi pemimpin dalam customer experience.

Bank Mandiri juga memperbaharui Super App Livin’ by Mandiri. Fitur teranyarnya antara lain pembukaan rekening baru, verifikasi wajah, quick access, tarik tunai tanpa kartu, e-wallet linkage untuk top up dan update saldo e-money termasuk uang elektronik lainnya dengan satu klik hingga transfer dan bayar tagihan favorit di satu tempat.

“Livin’ by Mandiri telah betransformasi menjadi super app yang memanfaatkan pendekatan AI (Artificial Intelligence) untuk menciptakan sentuhan personal yang unik dan modern dalam akses layanan keuangan yang lengkap, termasuk ke biller dan produk perusahaan anak,” tanbah Darmawan.

Untuk memenuhi kebutuhan dan ekosistem nasabah segmen wholesale yang merupakan core-business eksisting, Bank Mandiri meluncurkan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri dengan layanan digital single access yang menjadi pusat aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi komunitas bisnis pelaku usaha di segmen wholesale berikut ekosistemnya dari hulu ke hilir.

Sampai dengan akhir Agustus 2021 (YTD) transaksi wholesale channel Bank Mandiri mencatatkan sebanyak 123 juta transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp. 6.449 triliun.

Sebagai Wholesale Super Digital Platform, Kopra by Mandiri akan mengintegrasikan seluruh kebutuhan transaksi wholesale ke dalam satu platform secara single sign on (SSO) dengan fitur Cash Management, Forex Transaction, Value Chain Financing, Trade Finance, Smart Account, serta Online Custody.

Hadir untuk memenuhi kebutuhan nasabah wholesale dan UKM, Kopra by Mandiri dilengkapi dalam 3 (tiga) varian layanan, yaitu Kopra Portal, Kopra Host to Host, dan Kopra Partnership yang menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah di segmen wholesale.

“Secara konsep, Financial Super App Livin’ dan Kopra by Mandiri sama-sama mengusung pendekatan comprehensive banking experience. Dengan aneka fitur yang akan mendekatkan Bank Mandiri ke dalam ekosistem digital serta memperkuat kolaborasi bersama Mandiri Group,” kata Darmawan Junaidi . (fix/jay)



Most Read

Berita Terbaru