alexametrics
25 C
Surabaya
Thursday, January 27, 2022
spot_img

Platform Digital Bikin Bisnis Kuliner Bergairah dan Marketnya Makin Luas

spot_img

SURABAYA –  Teknologi digital memudahkan pelaku usaha kuliner untuk kembali bangkit di tengah pandemi Covid 19. Salah satunya adalah Sego Krenyes yang penjualannya tumbuh 80 persen karena platform digital.

Menurut Sofwan Adi, pemilik usaha Sego Krenyes di Surabaya, dirinya telah mengalami jatuh bangun dalam mengembangkan usahanya. Bahkan, lokasi usahanya pernah mengalami musibah kebakaran. Meski pun begitu, perlahan-lahan pihaknya berusaha bangkit dan membangun kembali usahanya.

Menurut Ofan, panggilan akrabnya, pasang surut akan selalu dialami saat merintis bisnis. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Pelaku usaha harus cepat beradaptasi dan memanfaatkan peluang, salah satunya dengan berjualan secara online agar mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.

“Beruntung kami bergabung sebagai mitra merchant GrabFood sejak 2018. Ini jadi salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan usaha dan mempertahankan karyawan. Online Delivery Food sangat membantu UMKM kuliner seperti kami. Karena penjualannya lebih muda secara online dan market yang kami jangkau lebih luas,” kata Sofwan Adi, Selasa (12/10).

Pria berusia 29 tahun ini mengaku, sejak bergabung menjadi mitra merchant GrabFood, usahanya dapat dinikmati banyak orang sehingga omzet Sego Krenyes mengalami kenaikan hingga 80 persen. Jumlah transaksi per hari bisa mencapai 250 porsi.

Cukup duduk manis di warung menunggu orderan masuk, karyawan tinggal menyiapkan pesanan kemudian menunggu mitra pengantaran datang mengambil pesanan. Pihaknya hanya memikirkan kreasi menu tambahan untuk mengembangkan bisnis yang sudah ada.

Dia mengaku menjalani beragam adaptasi termasuk dalam memanfaatkan sosial media untuk mempromosikan usahanya. Sebagai pelaku UMKM yang awalnya menerapkan cara konvensional, Ofan mengakui perlu banyak belajar lagi. Terlebih lagi dalam memanfaatkan teknologi seperti sekarang ini.

“Sejak bergabung sebagai mitra merchant GrabFood, kami tidiak segan mengikuti berbagai pelatihan yang didapatkan dari Grab dan menularkan ilmu ke karyawan kami,” tambahnya.

Dikatakan, berkat melek teknologi, peluang bisnis berkembang terbuka lebar bagi pelaku UMKM termasuk di daerah. Awalnya, usahanya hanya membidik pangsa pasar mahasiswa. Namun kini menu Sego Krenyes dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

“Selain itu, kami juga sering diundang mengikuti seminar serta pelatihan dari Grab bagi UMKM agar dapat terus belajar mengembangkan usaha,” ujar Ofan.

Berkat hadirnya platform Grab, memudahkan dirinya dalam berbisnis. Terlebih lagi sebagai pengusaha ia juga harus mengikuti tren yang tengah berkembang di masyarakat. Ia pun tak segan untuk banyak belajar dalam menggunakan teknologi agar dapat mengembangkan lini usahanya ke depan.

“Intinya, niat yang kuat dan diwujudkan dengan usaha keras dan cerdas dengan memanfaatkan teknologi, pasti akan berkembang dengan baik. Bisnis Sego Krenyes perlahan tapi pasti mulai berjalan normal meski masih pandemi,” tandas Sofwan Adi. (fix/jay)

SURABAYA –  Teknologi digital memudahkan pelaku usaha kuliner untuk kembali bangkit di tengah pandemi Covid 19. Salah satunya adalah Sego Krenyes yang penjualannya tumbuh 80 persen karena platform digital.

Menurut Sofwan Adi, pemilik usaha Sego Krenyes di Surabaya, dirinya telah mengalami jatuh bangun dalam mengembangkan usahanya. Bahkan, lokasi usahanya pernah mengalami musibah kebakaran. Meski pun begitu, perlahan-lahan pihaknya berusaha bangkit dan membangun kembali usahanya.

Menurut Ofan, panggilan akrabnya, pasang surut akan selalu dialami saat merintis bisnis. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Pelaku usaha harus cepat beradaptasi dan memanfaatkan peluang, salah satunya dengan berjualan secara online agar mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.

“Beruntung kami bergabung sebagai mitra merchant GrabFood sejak 2018. Ini jadi salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan usaha dan mempertahankan karyawan. Online Delivery Food sangat membantu UMKM kuliner seperti kami. Karena penjualannya lebih muda secara online dan market yang kami jangkau lebih luas,” kata Sofwan Adi, Selasa (12/10).

Pria berusia 29 tahun ini mengaku, sejak bergabung menjadi mitra merchant GrabFood, usahanya dapat dinikmati banyak orang sehingga omzet Sego Krenyes mengalami kenaikan hingga 80 persen. Jumlah transaksi per hari bisa mencapai 250 porsi.

Cukup duduk manis di warung menunggu orderan masuk, karyawan tinggal menyiapkan pesanan kemudian menunggu mitra pengantaran datang mengambil pesanan. Pihaknya hanya memikirkan kreasi menu tambahan untuk mengembangkan bisnis yang sudah ada.

Dia mengaku menjalani beragam adaptasi termasuk dalam memanfaatkan sosial media untuk mempromosikan usahanya. Sebagai pelaku UMKM yang awalnya menerapkan cara konvensional, Ofan mengakui perlu banyak belajar lagi. Terlebih lagi dalam memanfaatkan teknologi seperti sekarang ini.

“Sejak bergabung sebagai mitra merchant GrabFood, kami tidiak segan mengikuti berbagai pelatihan yang didapatkan dari Grab dan menularkan ilmu ke karyawan kami,” tambahnya.

Dikatakan, berkat melek teknologi, peluang bisnis berkembang terbuka lebar bagi pelaku UMKM termasuk di daerah. Awalnya, usahanya hanya membidik pangsa pasar mahasiswa. Namun kini menu Sego Krenyes dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

“Selain itu, kami juga sering diundang mengikuti seminar serta pelatihan dari Grab bagi UMKM agar dapat terus belajar mengembangkan usaha,” ujar Ofan.

Berkat hadirnya platform Grab, memudahkan dirinya dalam berbisnis. Terlebih lagi sebagai pengusaha ia juga harus mengikuti tren yang tengah berkembang di masyarakat. Ia pun tak segan untuk banyak belajar dalam menggunakan teknologi agar dapat mengembangkan lini usahanya ke depan.

“Intinya, niat yang kuat dan diwujudkan dengan usaha keras dan cerdas dengan memanfaatkan teknologi, pasti akan berkembang dengan baik. Bisnis Sego Krenyes perlahan tapi pasti mulai berjalan normal meski masih pandemi,” tandas Sofwan Adi. (fix/jay)

Most Read

Berita Terbaru