25 C
Surabaya
Sunday, June 11, 2023

Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 42 Persen

SURABAYA-Trafik layanan data Telkomsel selama momen pergantian tahun 2017 ke 2018 mengalami kenaikan 42 persen jika dibandingkan hari normal. Tercatat trafik layanan data atau payload mencapai 10,7 petabyte. Kalau rata-rata payload pada hari normal sebesar 7,5 petabyte per hari. Jika dibandingkan dengan periode  Tahun Baru 2016 ke 2017, trafik layanan data kali ini melonjak 151 persen.

Wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi adalah Jawa Tengah dan Jogjakarta, dengan peningkatan masing-masing 56 persen dibandingkan hari normal. Lalu, diikuti Jawa Barat sebesar 51 persen dan Sulawesi 50 persen. 

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan, tingginya peningkatan trafik layanan data antara lain dipicu oleh meningkatnya aktivitas pelanggan yang mengunggah foto atau video aktivitas momen sebelum dan setelah pergantian tahun. Unggahan itu melalui berbagai aplikasi media sosial (medsos), seperti Instagram, Twitter, Path, Facebook dan sejenisnya. “Selain itu, penggunaan smartphone dan komputer tablet untuk melakukan video streaming dan komunikasi melalui aplikasi pesan instan, juga meningkat pada periode tersebut,” tutur Adita, Rabu (3/1).

Baca Juga :  Classy On Vacation Bersama Yamaha Grand Filano

Lebih jauh djelaskannya, kontribusi tertinggi penggunaan layanan data secara umum berasal dari aktivitas di medsosl yang mencapai 35 persen. Pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk menyaksikan film atau video secara streaming dengan kontribusi sebesar 31 persen. “Sementara itu, komunikasi berbasis teks, serta panggilan suara dan panggilan video melalui aplikasi pesan instan memberikan andil sekitar 8 persen terhadap penggunaan layanan data,” jelasnya.

Sementara itu, kata Adita, penurunan trafik terjadi untuk layanan suara dan SMS. Dibandingkan dengan trafik pada hari normal, trafik layanan suara menurun 6 persen menjadi 1,3 miliar menit. Sementara trafik layanan SMS menurun 5 persen menjadi 659 juta SMS. “Pergeseran perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan sudah kami prediksi sebelumnya. Dimana layanan data kini semakin dominan digunakan pelanggan. Meski demikian, pelanggan di beberapa wilayah masih intensif menggunakan layanan suara dan SMS dalam berkomunikasi selama periode Tahun Baru,” ungkap Adita.

Baca Juga :  Optimis Tumbuh 10 Persen, Ufo Elektronik Targetkan Tambah Lima Outlet Baru di 2023

Ditambahkannya, Papua dan Maluku menjadi regional yang mengalami kenaikan trafik layanan suara tertinggi dengan peningkatan sekitar 7 persen dibandingkan hari normal. Sementara itu, wilayah dengan kenaikan trafik layanan SMS tertinggi adalah Kalimantan dengan peningkatan sekitar 22 persen dibandingkan hari normal. (mif)

SURABAYA-Trafik layanan data Telkomsel selama momen pergantian tahun 2017 ke 2018 mengalami kenaikan 42 persen jika dibandingkan hari normal. Tercatat trafik layanan data atau payload mencapai 10,7 petabyte. Kalau rata-rata payload pada hari normal sebesar 7,5 petabyte per hari. Jika dibandingkan dengan periode  Tahun Baru 2016 ke 2017, trafik layanan data kali ini melonjak 151 persen.

Wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi adalah Jawa Tengah dan Jogjakarta, dengan peningkatan masing-masing 56 persen dibandingkan hari normal. Lalu, diikuti Jawa Barat sebesar 51 persen dan Sulawesi 50 persen. 

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan, tingginya peningkatan trafik layanan data antara lain dipicu oleh meningkatnya aktivitas pelanggan yang mengunggah foto atau video aktivitas momen sebelum dan setelah pergantian tahun. Unggahan itu melalui berbagai aplikasi media sosial (medsos), seperti Instagram, Twitter, Path, Facebook dan sejenisnya. “Selain itu, penggunaan smartphone dan komputer tablet untuk melakukan video streaming dan komunikasi melalui aplikasi pesan instan, juga meningkat pada periode tersebut,” tutur Adita, Rabu (3/1).

Baca Juga :  XL Axiata Perluas Jaringan 4G LTE ke 376 Kota/Kabupaten

Lebih jauh djelaskannya, kontribusi tertinggi penggunaan layanan data secara umum berasal dari aktivitas di medsosl yang mencapai 35 persen. Pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk menyaksikan film atau video secara streaming dengan kontribusi sebesar 31 persen. “Sementara itu, komunikasi berbasis teks, serta panggilan suara dan panggilan video melalui aplikasi pesan instan memberikan andil sekitar 8 persen terhadap penggunaan layanan data,” jelasnya.

Sementara itu, kata Adita, penurunan trafik terjadi untuk layanan suara dan SMS. Dibandingkan dengan trafik pada hari normal, trafik layanan suara menurun 6 persen menjadi 1,3 miliar menit. Sementara trafik layanan SMS menurun 5 persen menjadi 659 juta SMS. “Pergeseran perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan sudah kami prediksi sebelumnya. Dimana layanan data kini semakin dominan digunakan pelanggan. Meski demikian, pelanggan di beberapa wilayah masih intensif menggunakan layanan suara dan SMS dalam berkomunikasi selama periode Tahun Baru,” ungkap Adita.

Baca Juga :  Plasa Telkom Digital, Usung Konsep Layanan Digital Sendiri

Ditambahkannya, Papua dan Maluku menjadi regional yang mengalami kenaikan trafik layanan suara tertinggi dengan peningkatan sekitar 7 persen dibandingkan hari normal. Sementara itu, wilayah dengan kenaikan trafik layanan SMS tertinggi adalah Kalimantan dengan peningkatan sekitar 22 persen dibandingkan hari normal. (mif)

Most Read

Berita Terbaru