alexametrics
33 C
Surabaya
Friday, October 22, 2021

22 Wartawan Radar Surabaya Ikuti Vaksinasi Covid-19

SURABAYA – Sebanyak 22 wartawan Radar Surabaya mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar atas kerja sama PWI Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, Sabtu (27/2). Mereka menjadi bagian dari 442 orang wartawan dan insan pers dari puluhan media cetak, elektronik dan siber yang mengikuti kegiatan yang digelar di gedung Binaloka Adikara tersebut.

Sejak pagi, puluhan wartawan sudah berdatangan di gedung bercat putih yang ada di Kompleks Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya tersebut. Sebelum menjalani suntik vaksin untuk dosis pertama ini, mereka lebih dulu mengisi formulir skrining guna mengetahui kesiapan fisik dan mental peserta. Tak lupa peserta juga diimbau lebih dulu untuk sarapan dan cukup istirahat.

Rahmad Adhi Kurniawan selaku ketua rombongan mengatakan bahwa vaksinasi ini menyambut imbauan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang memberikan kesempatan kepada jurnalis dan pekerja media sebagai garda depan untuk memperoleh vaksinasi Covid-19.

“Wartawan karena pekerjaannya rentan terpapar Covid-19. Karena itu wartawan mendapatkan prioritas untuk divaksin lebih dulu,” kata Rak, sapaannya. “Ini bukan hanya untuk meningkatkan imun wartawan, tapi juga untuk melindungi keselamatan narasumber termasuk keluarganya di tengah pandemi ini,” tandas wartawan senior ini.

Usai menjalani suntik vaksinasi yang dilakukan tim medis dari RSUD dr Soetomo dan Dinas Kesehatan Jatim, para pekerja media selanjutnya wajib menjalani observasi selama 30 menit sembari beristirahat untuk dipantau kesehatannya.

Setelah menjalani suntikan vaksin dosis pertama ini, para pekerja media dijadwalkan akan mendapatkan suntikan untuk dosis kedua pada tanggal 13 Maret mendatang di RSUD dr Soetomo. Usai menjalani vaksinasi, semua peserta mendapatkan sertifikat elektronik dari panitia via kiriman SMS di smartphone masing-masing yang selanjutnya bisa diunduh dan di-print.

Usai divaksin, Guntur Irianto salah satu wartawan Radar Surabaya menyampaikan suka citanya. “Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang telah memfasilitasi kami untuk divaksin covid,” kata wartawan yang ngepos di Polrestabes Surabaya ini.

Sementara itu Nofilawati Anisa selaku Redaktur Pelaksana dan Korlip Radar Surabaya berharap pemberian vaksin ini bisa menjadi salah satu kepedulian pemerintah untuk melindungi wartawan dan insan pers dari paparan virus mematikan tersebut.

Mengingat sudah banyak insan pers yang menjadi korban dari virus yang belum ditemukan obatnya ini. “Semoga ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk melawan Covid-19,” ucapnya.

Meskipun sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, tak lupa ia berharap rekan-rekan wartawan terutama yang berjibaku di lapangan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat saat menjalankan tugas di manapun beraktivitas. (jay)

 


SURABAYA – Sebanyak 22 wartawan Radar Surabaya mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar atas kerja sama PWI Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, Sabtu (27/2). Mereka menjadi bagian dari 442 orang wartawan dan insan pers dari puluhan media cetak, elektronik dan siber yang mengikuti kegiatan yang digelar di gedung Binaloka Adikara tersebut.

Sejak pagi, puluhan wartawan sudah berdatangan di gedung bercat putih yang ada di Kompleks Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya tersebut. Sebelum menjalani suntik vaksin untuk dosis pertama ini, mereka lebih dulu mengisi formulir skrining guna mengetahui kesiapan fisik dan mental peserta. Tak lupa peserta juga diimbau lebih dulu untuk sarapan dan cukup istirahat.

Rahmad Adhi Kurniawan selaku ketua rombongan mengatakan bahwa vaksinasi ini menyambut imbauan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang memberikan kesempatan kepada jurnalis dan pekerja media sebagai garda depan untuk memperoleh vaksinasi Covid-19.

“Wartawan karena pekerjaannya rentan terpapar Covid-19. Karena itu wartawan mendapatkan prioritas untuk divaksin lebih dulu,” kata Rak, sapaannya. “Ini bukan hanya untuk meningkatkan imun wartawan, tapi juga untuk melindungi keselamatan narasumber termasuk keluarganya di tengah pandemi ini,” tandas wartawan senior ini.

Usai menjalani suntik vaksinasi yang dilakukan tim medis dari RSUD dr Soetomo dan Dinas Kesehatan Jatim, para pekerja media selanjutnya wajib menjalani observasi selama 30 menit sembari beristirahat untuk dipantau kesehatannya.

Setelah menjalani suntikan vaksin dosis pertama ini, para pekerja media dijadwalkan akan mendapatkan suntikan untuk dosis kedua pada tanggal 13 Maret mendatang di RSUD dr Soetomo. Usai menjalani vaksinasi, semua peserta mendapatkan sertifikat elektronik dari panitia via kiriman SMS di smartphone masing-masing yang selanjutnya bisa diunduh dan di-print.

Usai divaksin, Guntur Irianto salah satu wartawan Radar Surabaya menyampaikan suka citanya. “Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang telah memfasilitasi kami untuk divaksin covid,” kata wartawan yang ngepos di Polrestabes Surabaya ini.

Sementara itu Nofilawati Anisa selaku Redaktur Pelaksana dan Korlip Radar Surabaya berharap pemberian vaksin ini bisa menjadi salah satu kepedulian pemerintah untuk melindungi wartawan dan insan pers dari paparan virus mematikan tersebut.

Mengingat sudah banyak insan pers yang menjadi korban dari virus yang belum ditemukan obatnya ini. “Semoga ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk melawan Covid-19,” ucapnya.

Meskipun sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, tak lupa ia berharap rekan-rekan wartawan terutama yang berjibaku di lapangan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat saat menjalankan tugas di manapun beraktivitas. (jay)

 


Most Read

Berita Terbaru