Masih Takut Makan Kuning Telur Simak Fakta dan Manfaatnya

M Firman Syah • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 08:46 WIB
Kuning telur ayam kampung mengandung protein, kolin, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dimasak hingga matang. Foto: Ist.
Kuning telur ayam kampung mengandung protein, kolin, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dimasak hingga matang. Foto: Ist.

RADAR SURABAYA – Kuning telur masih kerap dihindari karena dianggap mengandung kolesterol tinggi dan berisiko bagi kesehatan. Kekhawatiran tersebut membuat sebagian orang memilih hanya mengonsumsi putih telur. Padahal, kuning telur merupakan bagian telur yang kaya akan berbagai zat gizi penting bagi tubuh.

Kuning telur mengandung protein, lemak, kolin, serta vitamin A, D, E, dan K. Selain itu, terdapat sejumlah mineral penting, seperti selenium, zat besi, dan fosfor. Kandungan nutrisi tersebut memiliki peran dalam menunjang fungsi tubuh dan membantu memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Salah satu nutrisi penting dalam telur adalah protein berkualitas tinggi yang menyediakan asam amino esensial. Protein diperlukan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan, mempertahankan massa otot, serta mendukung berbagai proses metabolisme.

Baca Juga: Jangan Buang Kuning Telur, Ini 5 Manfaatnya bagi Kesehatan

Kuning telur juga dikenal sebagai salah satu sumber kolin. Nutrisi ini berperan dalam pembentukan membran sel dan produksi asetilkolin, yakni neurotransmiter yang terlibat dalam fungsi sistem saraf, termasuk proses belajar dan daya ingat.

Tidak hanya itu, vitamin dan mineral dalam kuning telur memiliki fungsi yang beragam. Vitamin A berperan dalam menjaga fungsi penglihatan dan sistem imun, sementara vitamin D membantu penyerapan kalsium yang penting bagi kesehatan tulang dan gigi.

Vitamin E dan selenium memiliki fungsi antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Sementara zat besi diperlukan dalam pembentukan hemoglobin, sedangkan fosfor berperan dalam menjaga struktur tulang dan berbagai fungsi sel tubuh.

Baca Juga: Kuning Telur Seminggu Maksimal Tiga Kali

Meski kaya nutrisi, konsumsi kuning telur tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan pola makan secara keseluruhan. Kuning telur memang mengandung kolesterol, tetapi respons kadar kolesterol darah terhadap konsumsi telur dapat berbeda pada setiap individu.

Orang dengan kolesterol tinggi, diabetes, penyakit kardiovaskular, atau kondisi kesehatan tertentu sebaiknya memperhatikan pola makan secara menyeluruh dan mengikuti rekomendasi tenaga kesehatan mengenai jumlah konsumsi telur.

Baca Juga: Alasan Telur yang Kita Makan Tidak Akan Pernah Menetas Menjadi Anak Ayam

Cara pengolahan juga penting diperhatikan. Telur sebaiknya dimasak dengan baik untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri Salmonella, terutama bagi kelompok yang lebih rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dengan demikian, kuning telur tidak perlu selalu dianggap sebagai makanan yang harus dihindari. Jika dikonsumsi secara wajar sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, kuning telur dapat menjadi sumber protein, vitamin, mineral, dan kolin yang bermanfaat bagi tubuh. (rin/fir)

Editor : M Firman Syah
kuning telur nutrisi kolesterol protein makanan sehat