Dark Chocolate Berkakao Tinggi Lebih Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

M Firman Syah • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 16:42 WIB
Ilustrasi dark chocolate dengan kandungan kakao tinggi. Cokelat jenis ini mengandung flavanol yang berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Foto: Ist.
Ilustrasi dark chocolate dengan kandungan kakao tinggi. Cokelat jenis ini mengandung flavanol yang berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Foto: Ist.

Radar Surabaya – Cokelat menjadi salah satu camilan favorit banyak orang. Di balik rasanya yang manis, cokelat juga kerap disebut memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Namun, anggapan tersebut tidak berlaku untuk semua jenis cokelat. Dark chocolate dengan kandungan kakao tinggi dinilai memiliki potensi lebih besar dalam mendukung kesehatan jantung.

Manfaat tersebut berasal dari flavanol, yaitu senyawa antioksidan alami yang terdapat pada biji kakao. Flavanol berperan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus menjaga fungsi pembuluh darah agar tetap optimal.

Sejumlah penelitian menunjukkan flavanol dapat meningkatkan produksi nitric oxide, senyawa yang membantu melemaskan pembuluh darah. Kondisi ini berpotensi melancarkan aliran darah, membantu menjaga tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Kandungan flavanol yang digunakan dalam berbagai penelitian umumnya lebih tinggi dibandingkan kadar yang terdapat pada produk cokelat yang dijual di pasaran. Karena itu, mengonsumsi cokelat tidak dapat dijadikan pengganti pola hidup sehat maupun cara utama untuk mencegah penyakit jantung.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh manfaat kakao, dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen lebih dianjurkan. Semakin tinggi kadar kakao, umumnya semakin tinggi pula kandungan flavanol di dalamnya. Konsumen juga disarankan memperhatikan kandungan gula pada label kemasan sebelum membeli.

Sebaliknya, milk chocolate dan white chocolate mengandung kakao lebih sedikit serta umumnya memiliki kadar gula yang lebih tinggi. Kedua jenis cokelat tersebut bukan pilihan utama jika tujuan konsumsinya untuk mendapatkan manfaat flavanol.

Meski lebih sehat, konsumsi dark chocolate tetap perlu dibatasi karena masih mengandung kalori dan lemak. Menjaga kesehatan jantung tetap harus dilakukan melalui pola makan bergizi seimbang, olahraga secara teratur, tidak merokok, serta menjaga berat badan ideal. Dengan demikian, manfaat kesehatan diperoleh dari kombinasi pola hidup sehat secara menyeluruh, bukan hanya dari satu jenis makanan. (rin/fir)

Editor : M Firman Syah
flavanol nutrisi dark chocolate kesehatan jantung kakao