Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Harga Plastik Naik 40%, Daun Pisang Jadi Alternatif Murah dan Ramah Lingkungan

M Firman Syah • Selasa, 14 April 2026 | 15:01 WIB
Alternatif : Es krim disajikan dalam wadah daun pisang sebagai solusi kenaikan harga plastik di kalangan pelaku usaha kuliner.
Alternatif : Es krim disajikan dalam wadah daun pisang sebagai solusi kenaikan harga plastik di kalangan pelaku usaha kuliner.

RADAR SURABAYA – Kenaikan harga plastik hingga 30–40 persen sejak April 2026 mulai berdampak pada pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya harga minyak mentah sebagai bahan baku utama produksi plastik.

Kondisi tersebut membuat pelaku usaha harus mencari solusi agar tetap efisien. Plastik yang selama ini menjadi pilihan utama karena praktis dan fleksibel kini dinilai tidak lagi ekonomis untuk digunakan sebagai wadah makanan dan minuman.

Baca Juga: Beeswax Wrap, Alternatif Pembungkus Makanan Ramah Lingkungan Pengganti Plastik

Sebagai alternatif, sejumlah pelaku usaha mulai beralih menggunakan daun pisang sebagai wadah penyajian. Selain lebih murah, bahan alami ini juga dinilai ramah lingkungan dan mudah didapat.

Tren ini mulai ramai setelah beberapa gerai membagikan inovasi mereka di media sosial. Salah satunya gerai es krim yang menyajikan produknya menggunakan mangkuk dari daun pisang dengan tampilan unik dan menarik.

Tak hanya itu, makanan seperti waffle dengan topping es krim juga disajikan menggunakan pincuk daun pisang, menghadirkan nuansa tradisional sekaligus estetik yang menarik perhatian konsumen.

Baca Juga: Harga Plastik Melonjak Tajam, UMKM di Surabaya Bingung Naikkan Harga

Inovasi serupa juga dilakukan sejumlah gerai kopi yang menyajikan minuman seperti latte dengan wadah berbahan daun pisang. Penyajian tetap terlihat menarik meski tanpa menggunakan gelas plastik.

Dalam satu tren, kreativitas juga datang dari pelaku usaha minuman yang memodifikasi daun pisang menjadi mangkuk berbentuk persegi panjang untuk menyajikan es buah, bahkan hingga membuat sendok dari bahan yang sama.

Baca Juga: Ragam Lipatan Daun Pisang, Alternatif Pembungkus Makanan yang Ramah Lingkungan

Langkah ini pun menuai beragam respons dari masyarakat. Sebagian mengapresiasi karena dinilai lebih alami dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan, meski ada pula yang menanggapi dengan candaan terkait potensi kenaikan harga daun pisang.

Terlepas dari pro dan kontra, tren ini menunjukkan kemampuan pelaku usaha beradaptasi di tengah tekanan biaya sekaligus membuka peluang penggunaan kemasan yang lebih berkelanjutan. (ida/fir)

Editor : M Firman Syah
#kemasan alami #harga plastik #ramah lingkungan #daun pisang #kuliner