Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tempe Unggul Protein, Tahu Tetap Jadi Pilihan Sehat Rendah Kalori

M Firman Syah • Senin, 13 April 2026 | 08:48 WIB
Protein Nabati : Tahu dan Tempe.
Protein Nabati : Tahu dan Tempe.

RADAR SURABAYA – Tempe dan tahu telah lama menjadi bagian dari menu harian masyarakat Indonesia. Selain mudah ditemukan dan terjangkau, keduanya dikenal sebagai sumber protein nabati yang praktis dan bergizi.

Meski sama-sama berbahan dasar kedelai, proses pengolahan membuat tempe dan tahu memiliki karakteristik nutrisi berbeda. Hal ini menjadikan keduanya memiliki keunggulan masing-masing dalam mendukung kesehatan.

Tahu dibuat dari sari kedelai yang diproses hingga menggumpal, menghasilkan tekstur lembut dengan kadar air tinggi. Sementara tempe melalui proses fermentasi menggunakan jamur Rhizopus, yang menyatukan biji kedelai sekaligus meningkatkan nilai gizinya.

Baca Juga: Perajin Tempe di Jatim Keluhkan Harga Bahan Baku Kedelai Naik, Ternyata Ini Penyebabnya

Berdasarkan data Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), dalam satu perbandingan, tempe memiliki kandungan protein lebih tinggi dibanding tahu, serta lebih kaya serat, energi, dan mineral seperti kalium, sehingga lebih unggul dalam mendukung kebutuhan nutrisi harian.

Keunggulan tempe juga dipengaruhi proses fermentasi yang membantu memecah senyawa kompleks, sehingga nutrisi lebih mudah diserap tubuh, sekaligus menghasilkan senyawa bioaktif yang dapat mendukung kesehatan metabolik.

Baca Juga: Kenali Kandungan dan Manfaat Susu Kedelai: Alternatif Sehat Pengganti Susu Sapi

Di sisi lain, tahu tetap menjadi pilihan sehat, terutama bagi yang menjalani pola makan rendah kalori. Kandungan airnya yang tinggi membuat tahu lebih ringan, dengan tekstur lembut yang mudah dikonsumsi oleh semua kalangan.

Dalam satu manfaat, keduanya sama-sama mengandung isoflavon yang baik untuk kesehatan jantung dan keseimbangan hormon, menjadikannya pilihan makanan yang fleksibel dalam menu sehari-hari.

Baca Juga: Ukuran Tempe Diperkecil, Pengrajin di Surabaya Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Kedelai

Meski demikian, cara pengolahan tetap berpengaruh pada nilai gizi. Menggoreng memang populer, tetapi berpotensi meningkatkan kadar lemak, sehingga metode seperti mengukus atau menumis dengan sedikit minyak lebih dianjurkan.

Dengan keunggulan masing-masing, tempe dan tahu dapat saling melengkapi. Mengombinasikan keduanya menjadi langkah sederhana untuk memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang. (rif/fir)

Editor : M Firman Syah
#protein nabati #makanan sehat #tempe #tahu #kedelai