Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ragam Lipatan Daun Pisang, Alternatif Pembungkus Makanan yang Ramah Lingkungan

M Firman Syah • Jumat, 10 April 2026 | 15:54 WIB
Tradisional: Selain ramah lingkungan, daun pisang juga bisa menjaga rasa dan kualitas makanan.
Tradisional: Selain ramah lingkungan, daun pisang juga bisa menjaga rasa dan kualitas makanan.

RADAR SURABAYA – Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus makanan masih bertahan hingga kini. Selain ramah lingkungan, bahan alami ini juga dinilai lebih sehat dan mampu menjaga kualitas makanan.

Daun pisang memiliki sifat alami yang dapat mempertahankan kelembapan, sehingga makanan tetap segar lebih lama dibandingkan jika menggunakan plastik. Tak hanya itu, penggunaannya juga memberi aroma khas yang menambah cita rasa.

Baca Juga: Mengungkap Fakta Ilmiah di Balik Daun Pisang, Pembungkus Makanan Alami Nusantara

Di Indonesia, daun pisang tidak sekadar digunakan sebagai pembungkus. Berbagai teknik lipatan berkembang dan memiliki nama serta fungsi berbeda, baik untuk memasak maupun penyajian.

Beberapa di antaranya adalah pincuk, yakni lipatan sederhana berbentuk mangkuk terbuka yang biasa digunakan untuk nasi pecel atau jajanan pasar. Ada juga tum, yaitu lipatan rapat untuk membungkus makanan berbumbu yang dimasak dengan cara dikukus.

Baca Juga: Green House Anggrek Sememi Surabaya, Sukses Kembangkan Pisang Cavendish dengan Media Tanam Daun Kelor

Selain itu, terdapat sami berbentuk memanjang yang sering digunakan sebagai alas makanan, serta pasung yang menyerupai kerucut dan umum dipakai untuk kue tradisional. Sumpil biasanya berbentuk segitiga kecil, sedangkan takir dibentuk seperti wadah dengan sematan lidi dan sering digunakan untuk makanan berkuah.

Jenis lain seperti sudi memiliki bentuk mangkuk dengan kerucut kecil di tengah, sementara tempelang berupa lipatan datar dan lebar untuk porsi sedang. Adapun pinjung berbentuk limas memanjang yang kerap digunakan untuk membungkus bahan tradisional tertentu.

Baca Juga: Sakral dan Sarat Filosofi, Tradisi Karia Suku Muna dari Pingitan Gelap hingga Tebas Pisang

Keberagaman bentuk ini menunjukkan kearifan lokal dalam memanfaatkan bahan alami. Selain fungsional, penggunaan daun pisang juga menjadi solusi kemasan yang lebih ramah lingkungan di tengah meningkatnya penggunaan plastik sekali pakai. (naa/fir)

Editor : M Firman Syah
#kemasan alami #makanan indonesia #kuliner tradisional #ramah lingkungan #daun pisang