Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dessert Pistachio Viral, Ini Fakta Kesehatan di Baliknya

Cak Fir • Kamis, 2 April 2026 | 12:58 WIB
Dessert: Pistachio Tiramisu.
Dessert: Pistachio Tiramisu.

RADAR SURABAYA – Dessert berbahan pistachio tengah viral di berbagai platform media sosial dan kafe kekinian. Mulai dari croissant, minuman, hingga cake berwarna hijau ramai diburu pecinta kuliner. Tren ini semakin populer di kalangan generasi muda.

Popularitas pistachio meningkat seiring penggunaannya dalam berbagai menu modern yang dianggap premium. Warna hijau khas dan cita rasa unik menjadi daya tarik utama. Tak heran jika produk berbahan pistachio kini mudah ditemukan di berbagai tempat.

Baca Juga: Mochi Mango Cake, Dessert Kekinian dengan Perpaduan Lembut, Kenyal, dan Segar

Menurut ahli gizi, pistachio termasuk camilan sehat karena kaya nutrisi. Kacang ini mengandung serat, protein, dan lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh. Dalam satu genggam atau sekitar 30 gram, pistachio mengandung sekitar 3 gram serat dan 6 gram protein.

Kandungan serat tersebut berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan. Selain itu, pistachio juga membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus. Kombinasi nutrisi ini dapat memperlambat penyerapan gula sehingga energi tubuh lebih stabil.

Baca Juga: Kue Matcha Jadi Dessert Favorit di Surabaya: Perpaduan Manis, Pahit, dan Gurih

Meski tinggi lemak, sebagian besar lemak dalam pistachio merupakan lemak tak jenuh. Lemak jenis ini dikenal baik untuk kesehatan jantung. Konsumsi dalam jumlah wajar juga tidak menyebabkan kenaikan berat badan karena memberikan rasa kenyang lebih lama.

Namun, manfaat tersebut tidak sepenuhnya berlaku pada dessert pistachio yang sedang viral. Banyak olahan kekinian mengandung tambahan gula dan lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Hal ini membuat nilai kesehatannya berkurang.

Baca Juga: 8 Kreasi Olahan Mangga yang Lezat dan Kreatif: Dari Sambal hingga Dessert Kekinian

Dalam produk dessert, pistachio sering kali hanya menjadi perasa tambahan. Kandungan utamanya justru berasal dari bahan lain yang tinggi kalori. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi konsumen.

Pistachio tetap menjadi pilihan camilan sehat jika dikonsumsi dalam bentuk alami. Sementara itu, konsumsi dessert berbahan pistachio sebaiknya tetap dibatasi. Masyarakat diimbau untuk bijak agar tidak berlebihan. (she/fir)

Editor : M Firman Syah
#pistachio #dessert viral #gaya hidup sehat #nutrisi #kuliner