Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rekomendasi Wisata Religi Ramadan di Surabaya, Sarat Sejarah dan Nuansa Spiritualitas

Muhammad Firman Syah • Rabu, 18 Februari 2026 | 12:05 WIB

Ramadan : Umat Muslim memadati masjid untuk wisata religi, ngabuburit, hingga buka puasa bersama, menciptakan momen kebersamaan yang berkesan selama bulan suci.
Ramadan : Umat Muslim memadati masjid untuk wisata religi, ngabuburit, hingga buka puasa bersama, menciptakan momen kebersamaan yang berkesan selama bulan suci.

SURABAYA – Ramadan menjadi momen istimewa bagi warga Surabaya untuk memperkuat ibadah sekaligus menelusuri jejak sejarah Islam di Kota Pahlawan. Tak hanya dikenal sebagai kota bersejarah, Surabaya juga memiliki beragam destinasi wisata religi yang selalu ramai dikunjungi saat bulan suci.

Sejumlah masjid, makam wali, hingga kampung santri menjadi tujuan masyarakat untuk beribadah, berziarah, dan belajar sejarah. Kehadiran situs-situs tersebut juga merefleksikan harmonisasi kehidupan beragama yang terjaga di tengah keberagaman warga Surabaya.

Baca Juga: Jelang Bulan Suci Ramadan, Pengunjung Wisata Religi Ampel Membeludak, Pedagang Kurma dan Suvenir Panen Raya

Berikut lima destinasi wisata religi yang bisa menjadi pilihan selama Ramadan:

1. Masjid Al-Akbar Surabaya
Masjid nasional yang berlokasi di Jalan Masjid Al-Akbar Timur Nomor 1, Pagesangan, Jambangan ini menjadi salah satu ikon Surabaya. Dengan luas bangunan sekitar 28.509 meter persegi dan kapasitas hingga 36 ribu jemaah, masjid ini termasuk terbesar di Indonesia.

Kubahnya yang menyerupai setengah telur menjadi ciri khas tersendiri. Interiornya dihiasi kaligrafi dan ukiran artistik yang memperkuat suasana khusyuk. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga difungsikan sebagai pusat kegiatan keislaman, edukasi, hingga wisata religi.

2. Masjid Cheng Hoo Surabaya
Berdiri sejak 2001 di Jalan Gading Nomor 2, Ketabang, Genteng, masjid ini dikenal dengan arsitektur bernuansa Tionghoa. Ornamen khas seperti bentuk pagoda dan warna merah-hijau menjadi daya tarik tersendiri.

Masjid ini menjadi simbol akulturasi budaya Tionghoa dan Islam. Salah satu filosofi yang diusung adalah keterbukaan, tercermin dari desain tanpa pintu utama sebagai lambang bahwa masjid terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang etnis.

Baca Juga: Fasilitas Baru Sambut Ramadan, Masjid Agung Gresik Kini Punya Eskalator

3. Makam Sunan Ampel
Kompleks makam salah satu anggota Wali Songo ini tak pernah sepi peziarah, terutama saat Ramadan. Sunan Ampel berperan besar dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Lokasinya berada di kawasan Ampel dan menyatu dengan Masjid Ampel yang berdiri sejak abad ke-15. Area ini juga dikenal sebagai pusat wisata religi bernuansa Timur Tengah dengan deretan toko dan kuliner khas.

4. Kampung Santri Ndresmo
Terletak di Sidosermo, Wonocolo, Kampung Ndresmo dikenal sebagai kampung santri yang telah ada sejak masa kolonial. Banyak pondok pesantren berdiri di kawasan ini, menjadikannya salah satu pusat pendidikan Islam di Surabaya.

Suasana religius terasa kuat melalui aktivitas pengajian dan tradisi keagamaan yang terus terjaga. Tak sedikit santri dari berbagai daerah menimba ilmu di lingkungan ini.

Baca Juga: Keistimewaan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya, Destinasi Spiritual yang Penuh Makna

5. Makam Sunan Bungkul
Berada di belakang Taman Bungkul, makam ini menjadi tujuan ziarah favorit warga. Sunan Bungkul atau Ki Ageng Supo dikenal sebagai tokoh penyebar Islam pada akhir masa Majapahit.

Meski berada di kawasan ruang terbuka publik yang ramai, suasana di sekitar makam tetap terasa khidmat. Banyak warga memanfaatkan Ramadan untuk berdoa sekaligus mengenang perjuangan para ulama.

Ramadan menjadi momentum tepat untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang menambah nilai spiritual. Wisata religi di Surabaya bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga sarana refleksi dan penguatan keimanan. (ida/fir)

Editor : M Firman Syah
#ramadhan #Masjid Al Akbar #makam sunan ampel #wisata religi #masjid cheng ho