Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Nastar, Kue Lebaran Favorit yang Ternyata Berasal dari Tart Eropa

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 7 Maret 2026 | 04:26 WIB

Kue: Nastar.
Kue: Nastar.

RADAR SURABAYA – Nastar menjadi salah satu kue kering yang hampir selalu hadir di meja tamu saat Hari Raya Idulfitri. Rasanya yang manis dengan isian selai nanas membuat kue ini digemari berbagai kalangan.

Di balik kepopulerannya, nastar ternyata memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan tradisi kuliner Eropa. Kue ini diketahui merupakan hasil adaptasi dari kue tart khas Eropa yang kemudian berkembang di berbagai wilayah Asia, termasuk Indonesia.

Pada awalnya, kue tart di Eropa dibuat dengan berbagai isian buah seperti apel atau beri. Seiring perjalanan waktu dan pertukaran budaya pada masa kolonial, resep tersebut mulai diperkenalkan ke wilayah tropis.

Baca Juga: Warga Surabaya Mulai Borong Kue Kering Lebaran, Nastar Tetap Paling Laris

Ketika sampai di Nusantara, bahan isian tart kemudian menyesuaikan dengan ketersediaan buah lokal. Nanas yang melimpah di daerah tropis dipilih sebagai bahan utama karena rasanya yang manis asam serta cocok dijadikan selai.

Selai nanas dimasak hingga kental, lalu dibungkus dengan adonan kue yang lembut dan dipanggang hingga matang. Dari proses adaptasi inilah lahir kue kecil berisi selai nanas yang kini dikenal sebagai nastar.

Nama nastar sendiri berasal dari gabungan kata “ananas” yang berarti nanas dan “tart” yang berarti kue tart. Dalam perkembangannya, istilah tersebut disederhanakan dalam pelafalan menjadi nastar.

Baca Juga: Tren Penjualan Kue Kering di Surabaya Meningkat Jelang Lebaran, Pesanan Datang dari Berbagai Kota

Perubahan tersebut menunjukkan adanya proses adaptasi budaya kuliner dari Eropa yang kemudian disesuaikan dengan bahan serta selera masyarakat lokal.

Seiring waktu, nastar tidak hanya menjadi kue biasa, tetapi juga identik dengan berbagai perayaan. Di Indonesia, kue ini paling sering disajikan saat Lebaran sebagai hidangan untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi.

Kini, nastar hadir dalam berbagai variasi. Mulai dari tambahan keju, bentuk daun atau bunga, hingga inovasi rasa yang lebih modern. Meski demikian, nastar klasik dengan isian selai nanas tetap menjadi favorit banyak orang saat merayakan Idulfitri. (she/fir)

Editor : M Firman Syah
#kue lebaran #budaya kuliner #kue tart #nastar #Kue kering lebaran