Radar Surabaya — Jajanan tradisional Indonesia selama ini identik dengan camilan pasar bercita rasa khas dan berbahan sederhana. Di balik tampilannya yang bersahaja, sejumlah jajanan jadul ternyata bebas gluten dan aman dikonsumsi masyarakat yang memiliki intoleransi terhadap gluten.
Gluten merupakan protein yang terdapat pada gandum, barley, dan rye. Pada sebagian orang, kandungan ini dapat memicu gangguan pencernaan hingga reaksi serius, seperti pada penderita penyakit celiac. Meski istilah gluten free kini lekat dengan gaya hidup modern, konsep makanan bebas gluten sejatinya telah lama hadir dalam khazanah kuliner Nusantara.
Baca Juga: 10 Ide Bekal Sekolah yang Lezat dan Praktis: Bikin Anak Lahap dan Anti Jajan Sembarangan
Sejak dahulu, masyarakat Indonesia mengandalkan bahan pangan lokal seperti beras, ketan, singkong, dan jagung sebagai bahan utama jajanan. Bahan-bahan tersebut secara alami tidak mengandung gluten, sehingga banyak kudapan tradisional tergolong aman tanpa memerlukan pengolahan khusus.
Beberapa jajanan tradisional yang diketahui bebas gluten antara lain klepon. Jajanan berbahan tepung ketan ini diisi gula merah cair dan dilapisi kelapa parut, tanpa penggunaan tepung terigu. Getuk singkong juga termasuk, karena diolah dari singkong rebus yang dihaluskan dan dicampur gula.
Selain itu, cenil yang berbahan dasar pati atau singkong dikenal bertekstur kenyal dan disajikan dengan kelapa parut serta gula merah cair. Ada pula nagasari yang terbuat dari tepung beras, santan, dan pisang. Selama tidak ditambahkan terigu, kue basah ini tergolong aman bagi penderita intoleransi gluten.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Roti Repack dengan Klaim Gluten Free, Yuk Kenali Bahaya Gluten Bagi Kesehatan!
Kue talam juga termasuk jajanan bebas gluten karena menggunakan campuran tepung beras dan santan dengan cita rasa gurih-manis. Begitu pula kue lapis tradisional yang berbahan tepung beras, berbeda dengan lapis legit yang memakai terigu. Serabi tradisional berbahan tepung beras dan santan, dimasak di atas tungku, juga bebas gluten selama tidak dicampur terigu.
Selain jajanan pasar, makanan pokok seperti nasi, jagung, ubi, kentang, dan singkong secara alami tidak mengandung gluten. Fakta ini menunjukkan bahwa pola makan bebas gluten bukan hal asing dalam budaya kuliner Indonesia.
Baca Juga: Istri Cantik, Donwori Masih Saja Doyan Jajan
Meski demikian, masyarakat tetap disarankan mencermati komposisi bahan saat membeli jajanan di pasaran. Sejumlah produk tradisional kini mengalami modifikasi resep dengan penambahan tepung terigu atau bahan lain yang mengandung gluten.
Keberadaan jajanan jadul yang bersifat gluten free menegaskan kekayaan kuliner Nusantara yang tidak hanya lezat dan sarat nilai budaya, tetapi juga relevan dengan kebutuhan kesehatan masa kini. (fid/fir)
Editor : M Firman Syah